Kisah Mengharukan Seorang Ayah yang Rela Makan Mie Selama 7 Tahun Demi Sekolahkan Anaknya

Bahkan, ia berikrar tidak boleh mengeluarkan uang lebih dari Rp 20 ribu!

Seperti kata pepatah lama, “cinta orang tua sepanjang masa, cinta anak sepanjang galah”. Orang tua kita adalah orang-orang yang akan melakukan segala hal demi melihat kita bahagia dan sukses. Merekalah yang selalu mendukung langkah kita dari belakang, dan menuntun kita kembali jika salah arah.

Baca juga : Hei Tukang Tidur, Ini Bahayanya Kalau Kamu Sering Tidur Setelah Sahur!

Begitu pula yang dilakukan oleh seorang ayah bernama Hou Yanwei asal Wuhan, China. Pria berusia 49 tahun yang bekerja sebagai pembersih jalanan ini rela melakukan apapun asal putrinya, Xinxin (11), bisa hidup bahagia dan meraih apa yang dicita-citakannya.

Yang penting anak bisa bersekolah

Sejak bercerai dengan istrinya, Hou tinggal berdua saja dengan Xinxin. Sebagai seorang ayah yang mengamati pertumbuhan anaknya, Ia telah lama tahu bahwa putrinya itu amat menyukai senam, bahkan sejak masih berusia empat tahun. Itulah sebabnya iya mendaftarkan Xinxin di Institut Pendidikan Jasmani Wuhan sejak lima tahun belakangan. Xinxin pun menjadi salah satu murid yang berbakat di sana.

Hou dan Xinxin (scmp.com)

Masalahnya, biaya Xinxin bersekolah di institut tersebut tidaklah murah. Hou harus menyiapkan dana sebesar 14.000 yuan (Rp 28,6 juta) setahun untuk sekolah dan 3.000 yuan (Rp 6,1 juta) lagi setiap tahunnya untuk biaya harian sekolah putrinya. Padahal, sebagai seorang pembersih jalan, gaji Hou hanya sebesar 2.000 yuan (Rp 4 juta) perbulan. Hou juga masih harus menyisihkan uang untuk menyewa flat kecil sebagai tempat tinggal dengan harga 300 yuan (Rp 613.072) per bulan.

Rela makan mie selama tujuh tahun demi berhemat

Bukan tanpa sebab jika Hou nekat menyekolahkan anaknya di sekolah khusus pendidikan jasmani meski biayanya mahal. Hal ini karena ia menginginkan anaknya menjadi anggota tim nasional. Hou nampaknya amat berambisi dalam hal ini, karena ia rela melakukan segalanya agar putrinya itu bisa berhasil, termasuk dengan memangkas jatah biaya makannya sendiri.

Tujuh tahun hanya makan mie atau roti kukus. Bisakah kita sepertinya? (scmp.com)

Untuk terus bisa menyekolahkan Xinxin, Hou rela tidak makan apa-apa selain mie dan roti kukus selama tujuh tahun ini. Menurutnya, itu dikarenakan mie dan roti kukus tidak mahal sehingga ia bisa menabung lebih banyak uang.

“Saya bukanlah orang yang kaya, dan saya tidak dapat memberi anak perempuan saya kehidupan keluarga yang kaya. Tapi saya bersedia menerima banyak kepahitan untuk membayar pendidikan yang baik untuknya,” begitu kata Hao saat media di China bertanya tentang kehidupannya yang hanya makan mie dan roti kukus selama tujuh tahun terakhir.

Meski berprofesi sebagai tukang sapu jalan, Hou mempunyai impian yang tinggi dan berani bertanggung jawab atas mimpinya itu (scmp.com)

Jika dihitung-hitung, Hou telah memakan sekitar dua ton mie dalam tujuh tahun ini. Jumlah yang amat luar biasa, bukan? Menurutnya, ia tidak pernah membiarkan dirinya mengeluarkan uang lebih dari 10 yuan (Rp 20 ribu) dalam sehari.

Luar biasa perjuangan Hou tersebut. Semoga ia bisa melihat Xinxin benar-benar menjadi atlet senam yang berprestasi seperti yang ia dambakan selama ini!

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Hakim Ini Mengusulkan Adanya Tes Keperawanan Sebelum Menikah, Apa Alasannya?

Studi Ini Membuktikan Jika Pacaran Dengan Cowok Humoris Lebih Langgeng Daripada Dengan Cowok Romantis