Awas! Ternyata Terlalu Narsis di Media Sosial Juga Termasuk Gangguan Kejiwaan yang Serius Loh.

Ajak temanmu yang suka narsis di media sosial ke seorang psikolog sekarang juga yah!

Banyak yang mengatakan jika semakin modern peradaban manusia, maka semakin tinggi gangguan kejiwaan yang menimpa manusia. Mungkin pernyataan tersebut memang benar adanya, sebab semakin modern peradaban, tingkat kesetresan semakin tinggi. Ini tidak terlepas dengan kebiasaan mausia modern yang tidak terlepas dari tekanan dan rutinitas yang sangat padat.

Orang modern semakin rawan terkena penyakit kejiwaan (nationalgeographic.co.id)

Namun sayangnya, banyak manusia modern yang tidak sadar jika dirinya mengalami gangguan kejiwaan. Pada akhirnya gangguan kejiwaan tersebut semakin serius dan bisa merugikan diri sendiri Semakin banyaknya kasus pembunuhan disertai mutilasi, kasus bunuh diri, dan kasus pencabulan anak dibawah umur merupakan akibat dari gangguan kejiwaan yang tidak dicegah sebelumnya.

Terlalu narsis di media sosial sebagai tanda gangguan kejiwaan

Salah satu indikasi seseorang mengalami gangguan kejiwaan ialah bisa dilihat dari tingkat ke-narsis-an seseorang di media sosial. Dalam dunia psikologi, terlalu narsis di media sosial disebut dengan Narcissistic Personality Disorder (NPD). Yaitu gangguan kejiwaan yang dialami seseorang sehingga dirinya mengalami narsisme akut di media sosial.

Terlalu narsis di media sosial merupakan penyakit kejiwaan (amazonaws.com)

Jadi jika kamu memiliki teman yang hobi selfie dan update status berlebihan, seperti lapar dikit update status, malas mandi update status, malam minggu diapelin update status, malam minggu gak diapelin update status, kamu boleh loh ajak dia ke dokter spesialis kejiwaan atau ke psikolog. Atau kamu memiliki teman yang hobi selfie? Dimanapun tempatnya dan kapanpun waktunya ia tidak pernah ketinggalan selfie? Ajak periksa juga dia di psikolog.

Orang yang suka narsis di media sosial megalami gangguan emosional (satuharapan.com)

Gangguan kejiwaan narsisme atau narsis berlebihan merupakan gangguan kejiwaan yang serius. Biasanya gangguan kejiwaan narsisme dibarengi dengan karakter yang mudah emosional, lebih banyak berpura-pura, sombong, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu.

Beberapa gejala seseorang mengalami gangguan kejiwaan narsisme atau Narcissistic Personality Disorder (NPD)

Menurut beberapa ahli psikologi, tanda-tanda seseorang mengalami Narcissistic Personality Disorder (NPD) ialah sebagai berikut:

  • Memiliki rasa percaya diri yang berlebihan
  • Membutuhkan rasa kagum dari orang lain secara berlebihan
  • Selalu ingin menjadi pusat perhatian
  • Sibuk dengan fantasi tentang kesuksesan, kekuasaan, kecerdasan, kecantikan atau pasangan yang sempurna
  • Iri terhadap kecantikan atau kekayaan orang lain dan meyakini jika orang lain juga iri pada dirinya
  • Merasa dirinya superior

Jika kamu menemukan seseorang yang suka narsis, sok cantik, sok kaya, selalu ingin dipuji, dan suka mencela kecantikan orang lain di media sosial. Fix, dia sakit jiwa!

Narsis berlebihan juga mengindikasikan jika seseorang mengidap psikopat

Psikopat merupakan salah satu gangguan kejiwaan yang sangat ditakuti sejak jaman dahulu. Efek yang ditimbulkan dari orang yang terjangkit gangguan kejiwaan psikopat sangatlah besar. Banyak kasus pembunuhan, pemerkosaan, dan mutilasi dilakukan oleh seseorang yang mengidap psikopat.

Terlalu narsis di media sosial juga bisa mengidnikasikan jika orang tersebut psikopat (portalsatu.com)

Nah, salah satu seseorang terindikasi mengalami gangguan kejiwaan psikopat ialah saat seseorang terlalu narsis di media sosial. Kenapa? Karena biasanya seorang psikopat cenderung anti sosial, tidak memiliki teman di dunia nyata, kurang perhatian di dunia nyata, memiliki kepribadian ganda (di dunia nyata kalem, tapi di dunia maya lantang), dan selalu menutup diri.

Mereka yang mengidap Narcissistic Personality Disorder (NPD), atau over narsis di media sosial adalah mereka yang di kehidupan nyata mengalami kesepian sosial, sehingga ia mencari pelampiasan di media sosial.

Biasanya seorang psikopat memiliki karakter ganda (smeaker.com)

Seorang yang mengidap psikopat, biasanya aktif di media sosial. Hal ini karena dirinya ingin menjadi pusat perhatian (egosentris). Tidak jarang mereka bikin sesuatu yang kontroversial agar bisa diperhatikan orang lain. Mereka juga kurang memiliki rasa empati terhadap orang lain, yang ia pikirkan hanya dirinya sendiri.

Jadi, jika kamu memiliki teman yang sedikit-sedikit update status dan sedikit-sedikit upload foto selfie. Jangan lupa kamu antar ke dokter spesialis kejiwaan atau ke psikolog yah!

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Jangan Pernah Memanaskan Sayur Bayam Lebih dari Sekali, Resikonya Ngeri!

Sekian Fakta Tentang Cewek Ini Ternyata Salah Kaprah Lho, Cowok Wajib Tau!