Apapun Alasannya, Lebih Baik Kamu Sendiri Daripada Kembali Kepada Dia yang Pernah Menyakiti

Kembali padanya hanya untuk disakiti lagi? Silahkan saja

Kamu pasti paham benar bagaimana rasanya patah hati saat putus cinta. Sedih, galau, kecewa bahkan marah rasanya menjadi satu di dalam hati. Menghabiskan waktu mengurung diri di dalam kamar, menghilangkan nafsu makan dan membuatmu melakukan hal tak masuk akal. Sakit hati memang menyebalkan, itulah mengapa move on menjadi satu-satunya pilihan. Kamu harus segera bangkit lagi dan menerima kenyataan. Cinta dan hubunganmu dengan dia telah usai, putus. Namun terkadang, rasa cinta yang masih membekas tak membiarkanmu pergi kemana-mana. Bahkan memunculkan kembali harapan-harapan untuk segera kembali kepada dia yang pernah menyakiti.

kembali pada dia yang pernah menyakiti (rajdarshanjyotish.com)

Di masa rawan seperti ini, mungkin balikan jadi satu-satunya doa yang sering kamu panjatkan. Berharap dia datang menemuimu dan kembali dalam pelukanmu. Lalu, bagaimana jika harapanmu ini jadi kenyataan? Kamu akan langsung mengatakan “Iya” ketika dia memintamu kembali? Tunggu dulu. Sebelum kamu benar-benar memasrahkan diri kembali padanya, ada beberapa hal yang mesti kamu renungkan. Kamu harus ingat-ingat lagi agar tiada penyesalan. Karena bagaimanapun juga, dia pernah menggoreskan luka dan sakit hati.

Sesuatu yang terjadi pasti memiliki alasan, pun demikian penyebab putusnya kalian

Setiap hal yang terjadi di muka bumi pasti memiliki alasan. Tak terkecuali kandasnya hubunganmu dengannya yang pasti dilatar belakangi berbagai penyebab. Entah karena perbedaan prinsip atau unsur-unsur lain yang memang tak bisa dicocokkan. Selayaknya kamu air dan dia minyak atau kamu gunung dan dia lautan. Tak bisa disatukan bagaimanapun caranya.

ada alasan kenapa kalian putus (99pcwallpapers.com)

Kamu menyadari berbagai perbedaan ini, tapi kenapa masih saja tak mau mengamini? Percayalah, kembali padanya tak akan membuat luka hatimu sembuh. Ingat-ingat lagi apa yang menjadi penyebab runtuhnya hubungan yang telah kalian bangun. Jangan sampai lukamu bertambah parah hanya karena mengulang kembali kesalahan bersama orang yang sama.

Jangan sampai kamu jatuh di lubang yang sama

Hubunganmu yang telah kandas harusnya cukup membuatmu sadar dan memberimu banyak pelajaran berharga. Sadar akan luka yang hingga kini masih tersisa bekasnya, luka yang sanggup membuatmu mengurung diri dan menumpahkan air mata sejadi-jadinya. Luka ini juga mampu membuatmu memahami diri dan belajar akan kesalahan yang telah kamu lakukan.

jatuh di lubang yang sama (inovasee.com)

Cukuplah masa lalu dan kesalahan menjadi koreksi bagimu, jangan malah membuatmu ingin kembali kesana. Apalagi jika untuk mengulang cerita yang sama dengan dia yang pernah menorehkan luka. Ayolah, jangan sampa kamu menyia-nyiakan waktumu yang berharga hanya untuk jatuh di lubang yang sama.

Dia masih sama dan tak akan semudah itu berubah

Manusia mempunyai sifat dan watak masing-masing. Sifat dan watak ini tak bisa dengan mudah diubah, bahkan menurut beberapa orang sifat dan watak tak akan bisa diubah sama sekali. Kamu menyadari hal ini tetapi kamu masih mau kembali padanya? Dengan harapan dia akan menjadi pribadi yang berbeda seiring berjalannya waktu. Tapi nyatanya, dia masih saja sama seperti masa lalu yang pernah melukaimu.

Dia masih sama dan tak akan semudah itu berubah (datedialogue.com)

Kamu harus mulai meyakinkan diri bahwa dia tak bisa semudah itu berubah. Dia pernah membuatmu kecewa, sedih dan merasa tak dihargai. Dia adalah orang yang membuat luka di hatimu. Menghilangkan nafsu makan dan membuat hidupmu serba berantakan. Dia masih saja sama dengan segala tindak-tanduknya.

Perjuanganmu melupakannya hanya berakhir kesia-siaan

Ingatkah dulu saat kamu menangisi dia yang telah pergi? Bagaimana hancurnya hatimu saat dia meninggalkanmu dengan setumpuk luka yang pilu. Segala macam perjuangan kamu lakukan agar bisa dengan segera melupakannya. Berbagai macam suntikan semangat kamu dapatkan dari keluarga, sahabat hingga teman-teman. Lalu, apa jadinya jika akhirnya kamu kembali padanya?

Perjuanganmu akan sia-sia (sadever.com)

Semuanya akan berakhir sia-sia. Perjuanganmu melupakannya sudah tak ada artinya. Kamu hanya akan terjebak lagi dengan orang yang sama. Dan jika suatu saat kisahmu berakhir sama, maka akan semakin sulit bagimu untuk kembali melupakannya.

Di depan sana, masih banyak cinta baru yang siap menyambutmu

Daripada kembali dengan dia yang telah menyakiti, akan jauh lebih baik kamu berusaha memperbaiki diri. Menata kembali hati yang telah hancur hingga siap menerima cinta yang baru. Merenungi apa saja pelajaran yang telah kamu dapatkan dari masa lalu hingga menjadi bekal untuk memulai hubungan yang baru. Percayalah, di depan ada seseorang yang menunggumu.

ada yang menunggumu di depan (newscult.com)

Orang baru yang siap menggenapkan cerita bersamamu di masa depan. Orang baru yang jauh berbeda dengan dia di masa lalu. Jangan hanya berkubang di lubang yang sama. Segera berdiri karena kamu juga berhak mendapatkan kebahagiaan.

Menjalin kembali hubungan dengan orang yang pernah menyakitimu hanya akan memberimu kesenangan sementara. Jangan sampai kamu melakukan kesalahan lagi dengan kembali kepadanya. Lebih baik mulai pantaskan diri dan menunggu dia yang siap mendampingimu di masa depan.

Semangat ya!

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *