4 Hal yang Harus Dilakukan Anak Baru di Kantor, Biar Nggak Dinyinyirin Para Senior

Semua demi “keselamatan” kamu di kantor

Rasanya pasti bahagia ketika mendapatkan pekerjaan pertama, senang dan bahkan tak sabar untuk memulainya. Tapi tak bisa dipungkiri ada rasa khawatir serta nervous setengah mati. Mulai dari ritme pekerjaan yang akan dijalani, hingga tentang lingkungan sekitar. Apakah teman kerja bisa welcome, saling membantu atau malah cuek dan tak peduli. Semua hal tersebut menjadi satu di pikiran si anak baru.

Selain itu semua, satu hal yang juga mengganggu pikiran adalah bagaimana menjalin hubungan yang baik dengan para senior di kantor. Sifat mereka ada bermacam-macam, ada yang baik pun ada yang menyebalkan. Nah agar kamu selamat dari nyinyiran di minggu pertama kerja, beberapa hal ini harus dilakukan.

Bantu siapapun yang kesulitan

Setiap orang ingin dibantu dan diringankan pekerjaannya, sehingga mereka akan menghargai siapapun yang menawarkan bantuan. Nah agar kamu bisa dapat predikat “anak baru yang baik hati” maka bantu yang sedang kesulitan. Tak harus kok bantuan pekerjaan. Lakukan saja hal-hal sederhana yang tak terduga.

Bantu siapapun yang kesulitan (industrialpersonnel.co.uk)

Misalnya saja membantu teman membawa barang, menahan pintu ketika ada yang ingin lewat atau bahkan menekan tombol lift ke lantai tujuan. Jangan malu atau sungkan menawarkan bantuan meski sederhana. Mereka akan sangat menghargainya. Syukur-syukur bisa menambah relasi.

Pelajari situasi kantor, jangan terlalu banyak bicara

Ketika hari pertama masuk, lebih baik jadilah pengamat terlebih dulu. Pelajari bagaimana situasi kantor saat jam kerja, istirahat atau rapat. Pun amati bagaimana kondisi pertemanan disana. Apakah kekeluargaan, saling membantu, atau justru tak peduli, cuek dan masa bodoh dengan sekitar.

Pelajari situasi kantor, jangan terlalu banyak bicara (adweek.com)

Cukup ngobrol seperlunya saja, jangan banyak omong apalagi bukan terkait pekerjaan. Misalnya ada senior yang menggosip, agar aman lebih baik kamu diam dan mendengarkan saja nggak usah ikut bicara. Lebih disarankan lagi segera tinggalkan obrolan tersebut dengan cara sopan.

Anak baru juga butuh pencitraan

Sebagai seseorang yang baru di sebuah lingkungan asing, kamu butuh ‘citra’ agar dirimu terlihat baik di mata orang lain. Utamanya agar segera mendapatkan teman akrab dan dinilai bagus oleh atasan serta senior. Salah satu caranya dengan berangkat lebih awal dan pulang agak telat.

Anak baru juga butuh pencitraan (gogirl.id)

Berangkatlah beberapa menit sebelum jam kantor, lebih lagi jika jadi yang pertama. Ketika pulang tunggu sedikit lebih lama dari teman-teman. Ini demi mengembangkan citra positif dalam diri.

Jangan terlalu fashionable di minggu pertama

Agar aman dari nyinyiran senior bukan hanya tingkah laku dan cara interaksi saja yang harus diperhatikan. Cara berpakaian juga bisa jadi celah untuk mengkritikmu. Oleh karena itu, ada baiknya jangan gunakan baju yang terlalu fashionable apalagi mencolok di minggu pertama kerja.

Terlalu fashionable (Black Dress Inspiration)

Pakai saja baju yang sesuai dengan aturan dengan warna kalem serta netral. Tak perlu tambahkan aksesoris berlebihan. Sebisa mungkin atur gaya sederhana, sopan namun tetap menarik. Hal ini untuk menghindarkanmu agar tidak dinyinyirin senior cewek. Paham sendiri kan kalau cewek tak senang jika ada saingan baru?

Nah itulah beberapa hal yang harus kamu lakukan agar tak jadi bahan omongan senior. Kalau minggu pertama “aman” maka kamu bisa lebih sedikit lega di minggu selanjutnya. Rasa nyaman juga akan datang kalau kamu pandai menempatkan diri dalam segala situasi kantor. Jangan lupa cari relasi sebanyak-banyaknya ya!

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *