Sebentar Lagi, Facebook Bisa Tahu Seberapa Kaya atau Miskin Penggunanya

Apa Facebook juga bisa tahu tingkat kejombloan penggunanya?

Facebook hampir pasti akan memegang hak paten atas algoritma baru yang mampu mendeteksi status sosio-ekonomi pengguna dan mengkategorikannya ke dalam beberapa kelas, seperti kelas pekerja, kelas menengah, dan kelas atas. Atau sederhananya, miskin atau kaya.

Facebook akan tahu seberapa miskin atau kaya penggunanya. | thenextweb.com

Sebegitu cerdasnya kah algoritma baru milik Facebook itu? Lantas, bagaimana caranya? Adalah dengan mengumpulkan data pribadi pengguna, seperti pendidikan, kepemilikan rumah, dan penggunaan internet. Dari situ, mereka bisa memprediksi status sosio-ekonomi penggunanya.

Classifier

Tentu, bukan tanpa alasan Facebook melakukan hal seperti itu. Sebagai raksasa media sosial, mereka ingin membantu para pengiklan membidik target yang jauh lebih relevan. Bahkan untuk alasan itu juga, mereka siap menggali informasi seperti riwayat perjalanan dan device pengguna.

Algoritma baru ini dibuat khusus untuk membantu para pengiklan. | impactbnd.com

Nah, semua informasi di atas akan dimasukkan ke dalam algoritma yang disebut “classifier” untuk memprediksi probabilitas status sosio-ekonomi pengguna dalam satu dari tiga kelompok yang disebutkan di atas, apakah termasuk kelas pekerja, kelas menengah, atau kelas atas alias kaya.

Menghindari kebohongan

Uniknya, Facebook tidak perlu menggunakan pertanyaan pendapatan dan sebagainya dalam algoritma tersebut. Karena menurut mereka, hal itu membuat pengguna mungkin merasa tidak nyaman untuk menceritakan berapa penghasilan mereka per tahun. Atau justru berbohong.

Classifier tak membutuhkan pertanyaan random seperti ini untuk mengumpulkan data. | tctechcrunch2011.wordpress.com

Sama seperti ketika Facebook menyediakan fitur status hubungan di setiap profil pengguna. Dari 10 pengguna, 75 persen dari mereka cenderung memilih berbohong demi alasan yang berbeda-beda. Yang sudah menikah mengaku single, dan yang jomblo mengaku baru saja jadian.

Ah, dasar media sosial.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *