Ketika Seorang Wanita Harus Meninggalkan Pria yang Paling Dia Cinta

Hatinya benar-benar terkoyak dan sakit. Tapi tetap saja, dia harus melakukannya.

Sebagai orang yang sering mendengar cerita cinta yang kurang menyenangkan dari teman-teman, saya semakin sadar bahwa percintaan adalah hubungan yang kompleks. Banyak masalah yang terjadi di dalamnya, dan ada satu kebenaran yang harus diketahui semua pria: kadang, seorang wanita harus meninggalkan pria yang paling dia cinta.

Kadang, wanita harus pergi meninggalkan pria yang paling dia cinta. | pexels.com

Ketika melakukannya, hatinya benar-benar terkoyak dan sakit. Tapi tetap saja, dia harus melakukannya. Dia mengumpulkan semua keberanian agar bisa melupakan pria yang dia cinta, mungkin juga rumah, dan hubungan yang dulu dia harapkan, dengan tanpa pernah menoleh lagi.

Pria baik-baik yang sering mengabaikan

Banyak alasan mengapa seorang wanita baik-baik memilih untuk melakukan hal yang sebenarnya tidak dia inginkan ini. Tapi yang sering terjadi, wanita pergi karena pasangannya sudah tidak peduli lagi. Pasangannya bukanlah pria jahat, hanya saja, dia sering membiarkan wanitanya sendirian.

Tidak peduli lagi adalah alasan paling umum mengapa wanita memilih meninggalkan pasangannya. | pexels.com

Dia bekerja, jalan dengan teman-temannya, main game, nonton TV sendirian di rumah, dan bla.. bla.. bla.., tapi tidak punya cukup banyak waktu untuk memesrakan wanitanya. Dia mengabaikan wanitanya yang sedang rindu dan meringkuk di dalam kamar, seolah dia adalah wanita yang tak punya pasangan.

Hingga pada akhirnya, wanita baik-baik itu memilih membuka hati (lagi) dan membiarkan pria baik-baik di luar sana untuk masuk dan mengambil hatinya.

Dia ada, karena kamu mengusahakan

Saya tidak mengatakan ini salah atau benar. Saya mengatakan ini karena saya pernah mendengarkan. Jadi untuk pria di mana pun kamu berada, kamu boleh saja jengkel, sakit hati, dan marah sesuka hatimu. Tapi ingat, wanita yang kamu sebut pacar atau istri itu bukan sepenuhnya milikmu.

Wanita di depanmu itu, bukan sepenuhnya milikmu. | pexels.com

Dia tidak pernah sekali pun berhutang nyawa padamu. Dia ada, karena kamu mengusahakannya. Ingat, dulu kamu sudah berhasil menjadi pemenang dan berhak atas cinta yang ada di dalam hatinya. Lantas, apa salah kalau sekarang dia masih dan ingin terus merasakan hubungan bahagia itu?

Gairah hubungan

Seorang wanita akan terus membutuhkan cinta, perhatian, dan kasih sayang. Dia ingin terus berbicara denganmu, membahas apa saja yang penting baginya dan kamu harus mendengarkan. Bukan malah membiarkan seperti itu. Wanitamu itu, bukan perhiasan yang bisa seenaknya kamu simpan di rumah.

Sampai kapan pun, wanita akan terus membutuhkan cinta, perhatian, dan kasih sayang. Bukan kesendirian. | pexels.com

Dia ingin kamu merasakan dirinya. Bukan berarti dia menginginkan rabaan, seks, atau semacamnya, tapi gairah yang membuat hubungan kalian terus hidup. Bisakah kamu merasakan gairah itu dan menunjukkan padanya? Jika ternyata dia memilih pergi, berarti kamu tidak bisa.

Gairah hubungan. Itulah yang sebenarnya paling kamu dan wanitamu butuhkan. Jadi, jika kamu tidak bisa merasakannya lagi, cari tahu apa alasannya. Ke mana perginya gairah itu? Temukan! Dan jika kamu gagal mencari dan tidak pernah menemukannya lagi, maka relakan jika wanitamu ingin pergi.

Kamu tahu apa arti dari merelakan? Ya benar, kamu tidak punya hak apa pun untuk menyalahkan.


P.S. Sudut pandang gender yang saya terapkan di atas bisa diputar balik, yang berarti tulisan ini bisa berlaku dua arah. Lakukan jika kamu memang membutuhkan.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tanpa Banyak Disadari, Inilah Tanda-tanda Jika di Tubuhmu Dihuni Jin

Love Bombing, Tren Kencan Romantis yang Bahayanya Bisa Bikin Nangis