4 Alasan Mengapa Kamu Memilih Putus Meskipun Masih Cinta

Keanehan seperti ini memang benar-benar ada

1.3k
SHARES

“Kalau memang masih cinta, mengapa minta putus?”

Kamu mungkin pernah mengalami sendiri fenomena aneh dalam hubungan cinta seperti ini. Secara sadar, kamu benar-benar masih mencintai pasanganmu. Namun karena beberapa alasan, kamu memilih untuk mengundurkan diri dari ikatan itu. Inilah keanehan yang kemudian disebut oxymoron.

Karena beberapa alasan, bisa saja kamu memilih untuk memutuskan hubungan meskipun masih cinta. – brilio.net

Sederhananya, oxymoron merupakan perasaan dimana kamu masih mencintai pasanganmu, namun justru memilih untuk memutuskan hubungan. Dua hal ini sangat bertentangan. Karena idealnya, kalau kamu memang cinta pasti akan mempertahankan, bukan malah melepaskan.

Namun bukan kehidupan dunia namanya kalau tidak ada keanehan. Dan dalam setiap keanehan pasti ada alasan-alasan. Seperti halnya oxymoron, selalu ada hal-hal yang melatarbelakangi mengapa keputusan itu harus terjadi.

Mungkin tidak semua, namun dari empat alasan ‘masih cinta tapi memilih putus’ di bawah ini, pasti ada satu alasan yang benar-benar mewakili dirimu. Atau justru semuanya?

1. Pasanganmu menunjukkan cintanya dengan cara yang tidak kamu suka

Kamu jelas-jelas mencintainya, begitu pun sebaliknya. Namun sayangnya, dia menunjukkan rasa itu dengan cara yang justru mengganggumu. Berperilaku posesif, misalnya. Karena cinta mati padamu, dia mengikutimu ke mana-mana, atau memaksamu harus bersamanya ke mana pun dia pergi.

Pasangan yang terlalu posesif, bisa jadi alasannya. – famous.id

Intinya, kamu dan dia harus selalu bersama. Lama-kelamaan, dia terlihat lebih seperti mengurungmu dari kebebasanmu sendiri. Kalau sudah begitu, apa kamu akan mengorbankan kebebasanmu demi cinta yang mengekangmu? Jawabanmu tentu saja tidak.

2. Ada LDR di antara kalian

Dalam hubungan cinta, kata cinta saja memang tidak cukup. Karena selain kata-kata manis dan semacamnya, sentuhan fisik dan bahasa tubuh juga sangat berperan melanggengkan hubungan. Apalagi, kalau kata-kata itu hanya kamu dapatkan dari pesan singkat atau pun suara.

LDR, merupakan alasan paling pasaran pada banyak pasangan. – howstuffworks.com

Kamu yang menjalani LDR pasti sangat memahami ini. Bahwa dalam hubungan yang dipisahkan jarak yang sedemikian jauh itu, rindu kadang jauh lebih terasa ketimbang cinta. Akhirnya, kamu justru dihantui oleh prasangka-prasangka buruk yang begitu jelas menyiksa hidupmu.

3. Ada ikatan resmi yang memisahkan kalian

Sebesar apapun cintamu pada pasangan atau pun sebaliknya, kalau faktanya kamu atau dia (atau sama-sama) sudah mempunyai keluarga masing-masing, hubungan itu benar-benar menyesakkan. Selain terlarang, hubungan yang kamu jalani bersamanya tidak lebih dari ikatan tanpa masa depan.

Kalau salah satu sudah atau sama-sama berkeluarga, apa yang bisa diharapkan? – eksisbanget.com

4. Ada orang tua yang tidak merestui hubungan kalian

Apa yang terjadi ketika hubungan cinta tidak direstui orang tua? Adalah hancur di tengah jalan dengan cara yang menyakitkan. Karena walau bagaimana pun, restu orang tua adalah segalanya. Mungkin kamu mampu mempertahankan hubungan itu beberapa waktu, tapi sampai kapan?

Tidak adanya restu orang tua merupakan ganjalan terbesar dalam sebuah hubungan cinta. – hipwee.co

Empat alasan oxymoron di atas hanyalah sedikit contoh dari sekian banyak alasan mengapa kadang seseorang memilih putus meskipun masih sangat mencintai pasangannnya. Keanehan seperti ini memang benar-benar ada.

Bagi mereka yang belum pernah mengalami mungkin tidak akan pernah mengerti. Namun bagi kamu yang sudah merasakannya sendiri, dengan hati yang tegar pasti akan mengamini.

1.3k
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."