Girls, Jangan Egois. Berikut Alasan Logis Kenapa Pasanganmmu Belum Juga Menghalalkanmu

Ini alasan kenapa pria kerap menunda melangsungkan pernikahan~

Setiap pasangan tentu ingin segera melangkah ke jenjang pernikahan. Sebab, bagaiamanapun juga, seromantis apapun hubungan, kalau ia belum terikat pernikahan, kebahagiaan tidak akan dirasakan secara sempurna.

Namun, meskipun pernikahan sebenarnya ritual yang terbilang cukup mudah dilakukan, nyatanya tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa pertimbangan yang adakalanya membuat pesta pernikahan tidak juga dilaksanakan.

Pernikahan (The Bride Dept)

Biasanya dalam sebuah hubungan, pihak wanitalah yang meminta untuk disegerakan menuju ke hubungan yang sah. Bukan tanpa alasan, wanita memang memiliki alasan tersendiri untuk menginginkan hal tersebut. Mulai dari faktor usia, gunjingan tetangga, sampai kenyamanan dalam menjalankan hubungan.

Namun sayangnya, tidak semua pria bisa melangsungkan pernikahan sesegera mungkin sebagaimana keinginan wanita. Berikut ini alasan kenapa pria kerap tidak menyegerakan pernikahan dengan orang yang ia cinta.

Ada cita-cita yang belum tercapai

Alasan pertama kenapa pria belum juga menghalalkan wanita yang ia cintainya bisa jadi akibat ada cita-cita yang belum ia gapai sebelum dirinya berumah tangga. Tentu setiap orang memiliki impian dalam hidupnya.

Menggapai cita-cita (huffpost.com)

Semisal saja, ada pria yang bercita-cita ingin menjadi pilot. Karena ia sangat menginginkan hal itu, dia tidak pernah menginginkan hal lain sebelum cita-citanya tercapai.Termasuk keinginan membangun rumah tangga.

Soal membangun rumah tangga, pria lebih realistis. Khususnya persoalan finansial

Ada dua idiom populer di kalangan anak muda terkait kondisi ekonomi dan pernikahan. Ada yang mengatakan mapan dulu baru menikah, ada juga yang berpendapat nikah dulu nanti rejeki terbuka.

Perjuangan pernikahan (pexels.com)

Keduanya sama-sama benar, perbedaannya hanya terletak pada sudut pandang. Orang yang mengatakan ia ingin menikah sebelum mapan, biasanya ia berfikir secara realistis. Ingat, mapan disini bukan berarti hidup mewah yah (memiliki tempat usaha, mobil dan rumah). Ukuran mapan ialah ketika ia sudah memiliki penghasilan tetap dan bisa mencukupi kebutuhan dasar dirinya dan keluarganya.

Nah, biasanya pria cenderung lebih realistis. Sebagai calon pemimpin rumah tangga dengan segala beban di pundaknya, ia tentu tidak ingin menjalankan mahligai rumah tangga dengan kondisi ekonomi yang kembang kempis. Oleh sebab itu, tidak sedikit pria yang memutuskan untuk menunda pernikahan hanya untuk meyakinkan jika kondisi ekonominya sudah siap untuk itu.

Cowok lebih realistis soal finansial rumah tangga | hai-.grid.id

Kenapa pria ingin mapan sebelum menikah? Karena membahagiakan orang yang ia cinta tidak cukup dengan cinta. Terlebih saat membangun rumah tangga, ada asap dapur yang harus selalu mengepul, juga ada wajah sang istri yang harus selalu didempul (make up). Yang itu semua tidak bisa dipenuhi hanya dengan cinta.

Ada tanggung jawab yang belum ia selesaikan sebagai anak

Setiap anak tentu memiliki tanggung jawab untuk keluarga dan orangtuanya. Terlebih bagi pria, saat ia dewasa, kebahagiaan dan jaminan kebutuhan orangtua bisa saja kini beralih di pundaknya. Alasan ini juga yang kerap mengapa pria lebih memilih untuk menunda pernikahan sebelum ia benar-benar membahagiakan keluarga dan orangtuanya.

Cara Membahagiakan Kedua Orang Tua
Membahagiakan orangtua (istimewa)

Itulah beberapa alasan kenapa pria kadang menunda menghalalkan kekasihnya. Selain alasan tersebut, tentu lebih banyak lagi alasan lainnya yang bisa dihadapi berbeda-beda setiap pria tergantung kondisinya.

 

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *