5 Alasan Kenapa Banyak Orang Betah Kerja di Jogja Meski UMR-nya Nggak Bisa Bikin Kaya

Jogja memang istimewa!

933
SHARES

Jogja itu istimewa, setiap sudutnya menyimpan rindu yang tiada tara. Jogja memiliki sejuta daya tarik yang mampu menyihir banyak orang untuk berbondong-bondong mengunjungi kota ini. Julukan Kota Pelajar yang disematkan untuk Jogja tak bisa dilepaskan dari banyaknya instansi pendidikan yang tersebar disetiap sudutnya, mulai dari PAUD hingga universitas negeri maupun swasta. Jogja juga punya julukan sebagai Kota Wisata karena memang memiliki banyak wisata alam maupun buatan yang siap memanjakan mata. Saking istimewanya Jogja, tak sedikit dari pendatang yang kemudian memutuskan untuk tinggal dan menetap di kota bersahaja ini.


alasan kenapa banyak orang betah di jogja (jogja-travel.com)

Padahal jika ditilik lagi, Jogja menjadi salah satu kota di Indonesia dengan UMR yang tak begitu besar, hanya sekitar Rp 1.500.000 saja. Jumlah ini termasuk kecil untuk kamu yang bekerja dan hidup hanya bergantung pada gaji. Jangankan bikin kaya, tabungan buat nikah saja terkadang tak dapat jatah. Namun meskipun begitu, banyak orang yang betah dan bertahan dengan pekerjaannya dan memilih mencari sampingan daripada harus meninggalkan Jogja. Mungkin 5 alasan ini menjadi penyebabnya.

1. Biaya hidup tergolong murah

Dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia, biaya hidup di Jogja tergolong relatif murah. Mulai dari harga makanan, kebutuhan pokok, kontrakan hingga kos-kosan. Harga yang murah ini tentu sebanding dengan UMR yang tidak terlalu besar. Kamu masih bisa menemukan makanan dengan harga 10.000 rupiah di burjo yang tersebar di setiap sudutnya ataupun makan di angkringan pinggir jalan.

biaya hidup murah (paketwisatajogja75.com)

Tak hanya makanan, harga kontrakan dan juga kos masih terbilang terjangkau. Jika mau teliti kamu bisa kok menemukan kos yang harganya di bawah 500ribu dengan fasilitas yang memadai. Percaya deh, UMR segitu cukup untuk hidup tapi akan sangat kurang untuk memenuhi gaya hidup.

2. Kemana-mana dekat dan nggak terlalu macet

Dibandingkan kota-kota besar lainnya termasuk Jakarta yang macetnya parah, Jogja masih terbilang lengang. Paling-paling kamu hanya menemui antrean kendaraan saat lampu merah. Kemacetan panjang di Jogja biasanya terjadi saat musim liburan tiba. Tapi jika hari biasa, kamu masih bisa menikmati jalan yang tidak terlalu ramai.

kemana-mana dekat (Trisvelogue)

Selain itu, tempat-tempat di Jogja bisa dibilang dekat. Waktu tempuh rata-rata apabila di dalam kota paling hanya 20-30 menit. Kecuali kalau kamu tinggal di pucuk Kaliurang dan hendak tamasya ke deretan pantai di Gunung Kidul, ini sudah beda lagi ceritanya.

3. Masyarakatnya yang ramah dan guyub

Keistimewaan Jogja tak melulu tentang wisatanya yang indah, tapi juga tentang masyarakatnya yang ramah. Bisa dibilang masyarakat Jogja hidup dalam kesederhanaan dan menganut nilai-nilai sosial yang tinggi. Karakternya yang ramah dan guyub juga masih bisa kamu jumpai, terutama masyarakat pedesaan.

Ramah dan guyub (uajy.ac.id)

Karakter masyarakat yang luar biasa inilah yang kemudian membuat pendatang betah berlama-lama di Jogja. Kamu masih bisa menjumpai warga yang gotong royong di hari Minggu ataupun para ibu-ibu yang “rewang” ketika tetangganya memiliki hajat.

4. Banyak wisata bertebaran

Sudah tak diragukan lagi Jogja memiliki banyak tempat wisata yang mampu menarik banyak wisatawan lokal hingga mancanegara. Mulai dari wisata pegunungan, bukit-bukit, hutan hingga deretan pantai mengagumkan. Tak hanya wisata alam, Jogja juga punya banyak wisata buatan yang tak kalah menyenangkan.

Banyak wisata (jogja.semberani.com)

Tinggal dan menetap di Jogja, kamu bisa mengunjungi wisata-wisata tersebut kapan saja. Tak harus menunggu libur panjang jika sepulang kantor saja bisa kamu sambangi sembari melepas penat.

5. Banyak event, dari pendidikan hingga kebudayaan

Nggak cuma dikenal dengan Kota Pendidikan, kamu pasti sudah tau kalau Jogja juga menyandang gelar Kota Budaya. Nggak salah karena memang masyarakatnya masih memegang teguh kebudayaan sejak jaman nenek moyang. Bukan cuma budaya, kesenian juga tumbuh subur di Yogyakarta.

Banyak acara budaya di Jogja (trivia.id)

Oleh karena itu tak heran jika banyak acara seni maupun kebudayaan yang sering digelar. Sebut saja diantaranya Sekaten, pameran budaya, pentas musik hingga festival rutin tahunan. Inilah kenapa Jogja bisa bikin betah. Masyarakatnya nggak cuma disuguhi mall, tapi juga di edukasi melalui event yang sering diadakan.

Nah itulah 5 alasan kenapa banyak orang akhirnya memilih tinggal dan menetap di Jogja, meskipun dengan UMR yang terbilang kecil. Karena memang Jogja juga menyuguhkan kenyamanan yang tak bisa tergantikan.

933
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

"You can if you think you can"