Selalu Ada Alasan Mengapa Kamu Mencintai Dia yang Mustahil Kamu Miliki

Pedih. Tapi selalu saja ada alasan mengapa kamu tetap melakukannya

26.2k
SHARES

Setidaknya sekali seumur hidup, kamu pasti pernah, sedang, atau akan jatuh cinta pada seseorang yang kamu sendiri sadar mustahil bisa memiliki dia seutuhnya. Dan apapun alasannya, itu adalah sesuatu yang pedih. Kamu paham, namun entah mengapa kamu tetap berjuang.

Entah kapan, akan ada saat dimana kamu memilih untuk mencintai seseorang yang mustahil kamu miliki (pexels.com).

Memang, jatuh cinta pada seseorang yang mustahil kamu miliki mempunyai efek adiktif tersendiri. Kamu ingin melakukannya lagi dan lagi. Dan mau mengelak seperti apapun, alasanmu pasti tidak pernah jauh dari ketiga alasan berikut ini.

1. Ingin menikmati sensasi berjuang yang jelas berbeda

Dibanding mengejar seseorang yang kamu yakin bisa mendapatkannya, berjuang keras mengambil hati seseorang yang di luar jangkauanmu merupakan sesuatu yang luar biasa. Saat melakukannya, kamu benar-benar menerapkan prinsip dasar manusia yang ingin selalu berjuang dan menang.

Sedikit respon positif saja darinya, itu sudah menjadi suatu hal yang pantas dirayakan (pexels.com).

Ya, sesuatu yang sangat berharga tidak akan pernah bisa didapat dengan mudah. Namun kamu begitu menikmati ketidakmungkinan itu. Bahkan, kamu sudah merasa menang ketika melihat reaksi positif sekecil apapun dari dia meskipun akhirnya kamu sadar, cintamu tak pernah terbalas.

2. Takut berkomitmen

Bahkan orang yang sudah resmi berpacaran pun, tetap ada yang enggan berkomitmen karena merasa tidak mampu atau berpikir bahwa berkomitmen hanya akan merusak masa depannya. Jadi, mencintai seseorang yang mustahil dimiliki adalah jalan terbaik untuk tetap mencintai tanpa harus berjanji.

Mencintai seseorang yang mustahil dimiliki adalah jalan terbaik untuk tetap mencintai tanpa harus berjanji (funcurve.com).

3. Rasa tidak nyaman pada diri sendiri

Mungkin kamu adalah satu dari sekian banyak orang yang larut dalam keraguan dan benci pada diri sendiri sampai melupakan satu hal penting: kamu layak dicintai. Sampai akhirnya, kamu berpikir bahwa satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan mendapatkan sesuatu yang gagal didapatkan orang lain.

Satu-satunya cara untuk mengatasi keraguan pada diri sendiri adalah dengan mendapatkan sesuatu yang gagal didapatkan orang lain (pexels.com).

Perilaku ini mirip dengan prinsip ekonomi tentang ketersediaan dan permintaan, dimana kita cenderung menginginkan sesuatu yang limited edition. Meskipun di saat yang bersamaan kita paham, bahwa untuk mendapatkannya adalah keberhasilan yang langka.

Pada dasarnya, insting manusia memang cenderung lebih menghargai sesuatu yang tidak bisa dimiliki. Meski ada pilihan yang gampang di depan mata, kita hampir pasti selalu memilih untuk mengejar sesuatu yang berpotensi melibatkan adrenalin.

Begitu pun kamu, ketika rela mati-matian berjuang mendapatkan hatinya yang benar-benar mustahil kamu miliki. Meskipun, hanya untuk sementara.

26.2k
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."