Mulai dari Inovasi Rasa Hingga Kesamaan Karakter, Ini Alasan Kuliner Thailand Booming di Indonesia

Kuliner Thailand menawarkan rasa eksotis yang tidak bisa kita dapatkan dari kuliner Barat

Jika dulu kuliner ala Barat masuk dan banyak mendominasi restoran maupun kafe-kafe di Indonesia, maka belakangan ini kuliner dari Negeri Gajah Putih yang ganti booming dan digemari banyak kalangan. Mulai dari aneka makanan tradisional hingga aneka olahan minuman jadi andalan.

Kalau dulu banyak orang menggemari masakan Barat karena dirasa cukup eksotis atau bahkan bisa menaikkan gengsi, lantas apa yang membuatkuliner Thailand kini banyak digemari pula? Beberapa alasan ini mungkin bisa membantu menjawab rasa penasaran itu.

Inovasi rasa

Di Indonesia, kita tahu bahwa daerah Jawa Barat adalah kawasan yang terkenal dengan anneka inovasi kulinernya. Tak heran jika banyak kuliner asal Jawa Barat yang kemudian jadi favorit banyak kalangan. Faktor serupa ternyata juga dimiliki oleh kuliner Thailand. Misalkan saja dari olahan teh atau minuman mangga yang tengah populer saat ini.

Salah satu produk teh Thailand yang populer di Indonesia (feastit.blogspot.com)

Orang Thailand memadukan teh hijau dengan berbagai jenis bahan untuk membuat segelas teh tak lagi terasa sama dan biasa. Begitu pula saat musim mangga melimpah, mereka bisa dengan cerdas mengolahnya menjadi minuman yang unik dan eksotis berkat campuran cream, puding, dan lain sebagainya. Tidak heran jika kedua minuman asal Thailand itu kemudian sukses di banyak negara dan mulai ditiru dengan penyesuaian sesuai selera masing-masing.

Punya karakter kuat

Layaknya Jogja yang dikenal dengan makanan bercitarasa manis, atau masakan Padang yang sarat dengan penggunaan santan, maka makanan Thailand juga punya karakter kuat yang menjadi ciri khasnya sehingga tak bisa ditemui di tempat lain.

Kuliner Thailand punya karakter kuat yang dipadu dengan padanan rempah-rempah yang familiar di lidah orang Indonesia. Tak heran jika akhirnya banyak yang merasa cocok di lidah (kulina.id)

Karakter tersebut adalah perpaduan rasa asam, manis, asin dan pahit yang terasa kompleks. Keempat paduan rasa tersebut bisa dengan mudah kita jumpai pada setiap kuliner Thailand. Misalkan saja campuran tomat dan labu dalam makanan, serta susu dan rempah teh pada sajian minumannya.

Kesamaan geografis

Indonesia dan Thailand sama-sama berada dalam kawasan Asia Tenggara. Artinya, secara geografis pun kita sudah familiar dengan aneka bahan makanan yang digunakan pada kuliner Thailand. Penggunaan aneka rempah-rempah juga sudah tak asing lagi di lidah kita sehingga mempermudah kuliner Thailand untuk bisa diterima orang Indonesia.

Kesamaan geografis membuat kuliner Thailand punya kombinasi yang mirip-mirip dengan kuliner Indonesia (kepoart.com)

Bandingkan dengan serbuan kuliner Barat yang masuk ke Indonesia. Karena banya negara Barat tidak mengenal tradisi penggunaan rempah yang banyak pada kulinernya, seringkali kuliner Barat yang masuk Indonesia harus mendapat penyesuaian rasa dulu agar bisa diterima lidah Indonesia yang terbiasa mengonsumsi kuliner berempah kuat.

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *