Karena Kamu Maruk dan Sekian Alasan Kenapa Puasa Malah Bikin Tambah Gemuk

Kamu sih, maruk!

179
SHARES

Nyatanya, bulan Ramadhan banyak ditunggu-tunggu karena sejuta keistimewaan. Bukan hanya sebagai bulan penuh berkah, tapi juga bulan yang tepat untuk menurunkan berat badan. Banyak orang yang kemudian memanfaatkan momen puasa sebagai metode diet. Diantaranya ada yang berhasil hingga mendapatkan berat ideal saat lebaran, tapi tak sedikit juga yang justru tambah melar.


Puasa malah tambah gemuk (healthline.com)

Aneh memang, saat puasa dimana asupan makan dan minum berkurang, berat badan justru naik. Lalu apa yang salah? Sebenarnya ada beberapa penyebab utama kenapa puasa tak membantu menurunkan berat, tapi justru menambahnya. Salah satunya karena kamu tak bisa mengendalikan nafsu makan, selain itu beberapa alasan ini akan memberikanmu jawaban.

Buka puasa jadi ajang balas dendam

Saat puasa rasa ingin makan ini itu memang sering kali muncul. Dan biasanya kamu akan memenuhinya ketika buka puasa. Iya, kamu makan segala makanan yang kamu inginkan seperti ‘balas dendam’. Kebiasaan balas dendam ini membuatmu mengkonsumsi lebih banyak makanan daripada saat hari biasa.

Buka puasa jadi ajang balas dendam (rebeccasaw.com)

Nggak heran sih kalau akhirnya berat badan semakin nambah meskipun kamu puasa. Iya sih, makanan pas bulan puasa terasa jauh lebih lezat. Apalagi yang sering dijajakan di pasar tumpah. Tapi please banget, tahan nafsu makanmu yang tak terkendali itu!

Kebanyakan makan manis-manis

Jujur aja deh, kamu pasti mewajibkan es buah, kolak, hingga es pisang ijo ada dalam menu buka puasa sehari-hari, kan? Belum lagi setelah itu kamu makan seporsi nasi padang lengkap dengan lauk pauknya. Bayangkan saja berapa kalori yang kamu konsumsi hanya dalam beberapa jam setelah buka puasa.

Kebanyakan makan manis-manis (tirto.id)

Jadi nggak tanya kenapa kamu bisa tambah gemuk meskipun puasa nggak pernah bolong. Kesalahan terletak pada apa yang kamu konsumsi. Seharusnya kamu lebih banyak konsumsi buah dan sayur saat buka maupun sahur. Dan yang pasti dalam porsi yang wajar seperti hari biasa.

Aktivitas fisik berkurang drastis

Saat puasa kamu lebih selektif dalam menjalani aktivitas. Hal ini kamu lakukan agar bisa hemat energi hingga puasa terasa lebih ringan. Bahkan ada yang sengaja tidur seharian dan bermalas-malasan degan alasan “biar kuat puasanya”.

Aktivitas fisik berkurang drastis (themuse.com)

Padahal yang semacam itu tidak dibenarkan. Kegiatan fisik sangat penting dilakukan meskipun sedang puasa. Menurut penulis dari Fat or Fuel, Dr. Joseph Mercola, berolahraga saat puasa justru membuat tubuh lebih efektif membakar lemak-lemak yang kamu timbun!

Pola makan yang salah

Saat puasa, rentan wantu untuk makan lebih sempit dari biasanya. Karena itu banyak orang yang kemudian berpikir harus makan sebanyak-banyaknya. Padahal, makan terlalu banyak justru bisa mengganggu sistem metabolisme tubuh.

Pola makan yang salah (popular-world.com)

Akan jauh lebih baik mengkonsumsi makanan yang tinggi energi dengan protein rendah lemak saat sahur. Saat buka puasa, cukup konsumsi makanan yang mengandung tinggi glukosa, fluktosa dan sukrosa seperti kurma, pisang, pepaya dan semangka. Setelah satu jam kamu boleh makan nasi dan lauk pauk. Sayangnya anjuran ini sering diabaikan~

Nah itulah beberapa alasan kenapa kamu bisa tambah gemuk setelah puasa. Jadi, berapa berat badanmu sekarang? Naik 3 kilo ya?

179
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

"You can if you think you can"