Ajarkan Keberagaman, Apa yang Dilakukan Oleh Supermarket di Jerman Ini Sungguh Menginspirasi

Kita seharusnya juga menerapkan hal ini di kehupan sehari-hari

Nenek moyang kita dulu sudah mengajarkan pentingnya makna keberagaman dalam semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti ‘berbeda-beda tetapi tetap satu’. Mereka sudah lama sadar bahwa kita tidak akan bisa hidup jika segalanya sama dan seragam. Justru perbedaanlah yang membuat Indonesia lantas menjadi bangsa besar di masa itu.

Baca juga : Yuk Membahas Tentang Naturis, Kaum yang Menjadikan Telanjang Sebagai Pilihan Hidup

Namun saat ini, kita tahu bahwa Indonesia banyak diguncang isu mengenai keberagaman. Banyak orang yang justru menginginkan persamaan dan tidak menoleransi adanya perbedaan. Mungkin orang-orang semacam itu beranggapan bahwa dunia akan menjadi tempat yang lebih baik jika orang-orang di dalamnya tidak diwarnai perbedaan. Padahal, pikiran seperti itu justru salah dan sempit. Sebuah supermarket di Jerman bahkan telah membuktikannya untuk menjadi inspirasi kita semua.

Menjual produk buatan Jerman saja

Supermarket Edeka di Jerman itu tertarik untuk membuat sebuah eksperimen sosial. Mereka ingin menunjukkan pada masyarakat di sana tentang bagaimana jika mereka hanya menjual produk-produk buatan Jerman. Seperti kita ketahui, supermarket di manapun di dunia ini pasti menjual beragam produk. Tak hanya produk buatan dalam negeri, namun juga produk-produk impor ataupun yang berlisensi asing.

Supermarket ini mempunyai ide yang inspiratif untuk mengajarkan pentingnya keberagaman dan anti rasisme (Brilio)

Saat mulai melakukan percobaan tersebut, hasilnya langsung bisa terlihat. Banyak masyarakat yang mengeluh karena tidak bisa menemukan produk yang dibutuhkannya. Rak-rak display tempat menaruh aneka produk pun terlihat kosong melompong hanya diisi oleh beberapa jenis produk yang tentunya merupakan produksi Jerman.

Pesan-pesan di rak

Tidak berhenti di situ, supermarket tersebut juga menuliskan aneka pesan-pesan menarik di rak-rak yang kosong. Misalkan saja: “Rak ini membosankan tanpa keberagaman”, “Tanpa keberagaman, Jerman bukan apa-apa” dan “Betapa hampanya kita tanpa orang luar”.

Meski Jerman adalah negara yang sangat maju, mereka juga masih membutuhkan negara lain untuk memenuhi kebutuhannya (Brilio)

Kampanye ini tentu saja langsung menarik perhatian banyak orang. Keberanian sang pemilik supermarket untuk melakukan tindakan pengosongan produk asing di supermarketnya patut diapresiasi. Banyak masyarakat yang akhirnya sadar bahwa semaju apapun Jerman, toh mereka tetap membutuhkan produk-produk dari negara lain.

Menarik bukan? Indonesia harusnya bisa mengambil pelajaran dari supermarket tersebut. Bukankah dengan hadirnya aneka suku, ras dan agama di Indonesia justru membuat kehidupan kita jadi lebih berwarna?

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Di Saat Kamu Ribut Minta Dihalalin, Cewek Ini Justru Asyik Menikah Seminggu Sekali. NGESELIN!

5 Benda Luar Biasa yang Dipercaya Turun Langsung dari Surga