Agar Tidak Selalu Tersakiti Dalam Hubungan, Adakalanya Kamu Perlu Lebih Egois

Nyatanya egois dalam hubungan itu perlu, kok!

Sakit hati, kecewa, cemburu, dan kerinduan merupakan beberapa persoalan yang lazim ditemukan dalam sebuah hubungan. Biasanya, pihak yang selalu tersakiti justru mereka yang terlalu dalam saat mencintai.

Akhirnya, ia rela melakukan apa saja untuk pasangannya dan cenderung mengabaikan dirinya sendiri. Tidak jarang ia mengorbankan kebutuhan pribadi demi membahagiakan orang yang ia cintai.

jangan terlalu memberikan pengorbanan dalam cinta (pexels.com)

Hukum alam membuktikan, semakin banyak kamu berkorban, maka semakin mudah kamu merasakan kekecewaan dalam hubungan. Terlebih jika kamu rela mengorbankan dirimu demi orang yang kamu cintai.

Perjuangan dan pengorbanan dalam hubungan itu perlu, namun harus ada takarannya

Tulisan ini bukan bermaksud melarang kamu memberikan pengorbanan untuk pasanganmu, tidak juga melarang kamu untuk memperjuangkan hubungan. Namun perlu diketahui, segala pengorbanan dan perjuangan dalam hubungan juga perlu adanya takaran. Jangan sampai kamu memberikan semuanya hingga melalaikan dirimu sendiri.

Perjuangan dalam cinta itu perlu, namun harus tahu takarannya (dewitteprins.nl)

Dirimu mempunyai hak untuk bahagia, maka bahagiakanlah dirimu sendiri sebelum membahagiakan orang lain. Kecuali kamu siap kecewa jika ternyata orang yang kamu bahagiakan membalas dengan sebuah penghianatan.

Seperti halnya orang tua yang sangat mencintai dan menyayangi anaknya, bukan berarti dia menuruti semua kemauan anak. harus ada takarannya mana permintaan anak yang harus dituruti, dan mana permintaan anak yang tidak harus dipenuhi.

Jangan kamu korbankan semuanya untuk cintamu (pexels.com)

Pun dalam berkorban untuk pasangan, kamu perlu lebih selektif hal-hal apa saja yang perlu dikorbankan, dan hal apa saja yang menurutmu itu hanya akan membuat kamu merasa tersakiti.

Adakalanya kamu perlu egois dalam sebuah hubungan

Ingat, bukan berarti kamu harus berubah menjadi seseorang yang egois yah. Namun egois disini dalam artian kamu juga perlu memperhatikan dirimu sendiri dalam sebuah hubungan. Baik kebahagiaanmu, kesehatanmu, masa mudamu, dan segala yang kamu miliki dalam hidupmu.

Bahagiakan dirimu sendiri sebelum membahagiakan orang lain (pexels.com),

Jangan sampai kamu lupa diri sehingga mengorbankan semuanya untuk pasanganmu. Akhirnya, kamu mudah menerima pil pahit dari kekasihmu itu. Memang, tidak ada istilah perhitungan dalam melakukan pengorbanan cinta. Namun kamu harus tahu, adakalanya kebahagiaan diukur dari sebuah perhitungan. Termasuk pengorbananmu.

Belajarlah untuk lebih egois dalam hubungan, perhatikan dirimu, kesehatanmu, dan kebahagiaanmu. Jangan kamu korbankan masa mudamu hanya untuk persoalan cinta yang belum tentu bermuara.

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *