Ternyata Bukan Hanya Islam, Agama dan Kepercayaan Berikut Ini Juga Melakukan Puasa Loh.

Mengenal agama lain yang juga berpuasa.

Bagi umat islam melakukan puasa di bulan Ramadhan merupakan sebuah kewajiban, sama halnya dengan kewajiba sholat dan zakat. Agama Islam memberikan perhatian khusus untuk ibadah puasa, bahkan puasa masuk ke dalam rukun Islam yang keempat.

Baca juga : Karena Kamu Maruk dan Sekian Alasan Kenapa Puasa Malah Bikin Tambah Gemuk

Umat Islam salah satu umat yang melakukan ritual puasa (benarnews.org)

Adapun dalam agama Islam, perintah melakukan ibadah puasa secara tegas dijelaskan dalam Al Qur,an, surat Al Baqarah ayat 183. Itulah yang menjadi dalil kewajiban umat Islam melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Namun ternyata berpuasa tidak hanya ada dalam ajaran agama Islam, beberapa agama dan aliran berikut juga terdapat ajaran berpuasa, meskipun memiliki istilah yang berbeda-beda.

1. Judaisme (Yahudi)

Umat Yahudi juga terdapat ajaran berpuasa setiap tahunnya. Ada beberapa hari-hari besar keagamaan umat Yahudi yang wajib untuk melakukan puasa, seperti saat hari raya Yom Kippur, dan saat Tisha Bav. Dua moment tersebut umat Yahudi diwajibkan melakukan puasa.

Dalam ajaran umat Yahudi juga terdapat perintah berpuasa (photobucket.com)

Selain dua hari tersebut, umat Yahudi juga akan berpuasa saat Gedalilah yang datang satu hari setelah Rosh Hashana. Selanjutnya pada hari kesepuluh Tevet, hari ketujuh belas Tammuz dan Esther. Secara keseluruhan umat Yahudi melakukan puasa selama enam hari dalam satu tahun.

2. Hindu

Dalam ajaran agama Hindu juga ada ritual berpuasa saat hari-hari tertentu. Namun berbeda dengan umat Islam yang berpuasa secara serempak di seluruh dunia, umat Hindu biasanya melakukan puasa dengan waktu tidak bersamaan antar daerah. Jadi bisa saja puasa umat Hindu di Indonesia berbeda dengan umat Hindu di India.

Umat Hindu melakukan puasa menurut Dewa yang ia puja (brilio.net)

Biasanya umat Hindu melakukan ritual puasa pada hari-hari tertentu, seperti Ekadasi, Pradosha, dan Purnima. Selain itu, bagi para pemuja Dewa besar juga ada ritual puasa tersendiri. Bagi para pemuja Dewa Siwa akan melakukan puasa di hari senin, dan pemuja Dewa Wisnu akan berpuasa di hari kamis.

3. Buddha

Puasa juga terdapat dalam ajaran agama Buddha, namun puasa yang ada di dalam ajaran Buddha sedikit berbeda dengan ritual puasa yang dilakukan oleh agama lainnya. Dalam ajaran agama Buddha, puasa dilakukan saat tiba waktu siang, dan akan berbuka saat tiba waktu pagi di hari berikutnya.

Dalam ajaran Buddha hanya Biksu dan Biksuni yang kerap berpuasa (wisataterindah.net)

Namun dalam ajaran Buddah biasanya tidak semua umat melakukan ritual ini, hanya Biksu dan Bikuni yang kerap melakukan ritual puasa. Ritual puasa dalam ajaran Buddha kemudian menjadi pola makan sehat yang direkomendasikan di dunia kesehatan. Memang, para Biksu dan Bikuni dalam melakukan puasa bertujuan untuk menunjung nilai spiritualitas, dan menjaga kesehatan.

4. Baha’i

Dari berbagai ritual puasa antar agama, ritual puasa agama Baha’i merupakan yang paling mirip dengan ritual puasa dalam ajaran agama Islam. Dimana dalam ritual puasa agama Baha’i, mereka yang diwajibkan berpuasa ialah yang berusia 15 sampai 70 tahun.

Umat Baha’i melakukan ibadah puasa yang hampir sama dengan umat Islam (print-satumedia.blogspot.co.id)

Sedangkan mereka yang sedang sakit, menstruasi, dan menyusui, tidak diwajibkan melakukan puasa. Umat Baha’i biasanya melakukan puasa setiap tanggal 2 sampai 20 Maret, jadi hanya 19 hari setiap tahunnya. Konsepnya pun hampir sama dengan umat Islam, yaitu tidak makan, minum, dan berhubungan suami istri dari terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari.

5. Jainisme

Mungkin bagi sebagian kita masih asing dengan agama Jainisme, sebab agama ini memang tidak begitu berkembang dengan pesat. Namun Jainisme banyak dianut oleh sebagian masyarakat India. Dalam ajaran Jainisme juga dikenal dengan ajaran berpuasa, setidaknya ada dua jenis puasa yang banyak dilakukan umat Jainisme, yaitu puasa chauvihar upwas dan puasa tiviar upwas.

Jainisme juga salah satu agama yang melakukan ritual puasa (jhabuanews.ashanews.com)

Saat puasa chauvihar upwas, penganut agama Jainisme tidak makan dan minum hampir selama 24 jam. Yaitu puasa dimulai dari pagi hari hingga esok harinya lagi. Sedangkan saat puasa tiviar upwas, penganut Jainisme akan berpuasa dan hanya berbuka dengan menggunakan air matang saja.

Ritual ibadah jainisme (youtube.com)

Sebenarnya masih ada satu lagi ajaran puasa dalam agama Jainisme, yaitu puasa Santhara. Pada puasa Santhara, penganut agama Jainisme akan melakukan puasa hingga waktu yang tidak ditentukan, bahkan banyak yang melakukan puasa sampai mereka meninggal dunia. Inilah yang menjadikan puasa Santhara kemudian dilarang oleh pemerintah India. Namun meskipun demikian, masih ada pengikut Jainisme yang melakukan puasa ini, meskipun tidak banyak.

6. Kristen protestan dan Katolik

Ada persamaan dan perbedaan antara puasa umat Kristen Protestan dan Katolik, persamaannya terletak pada waktu berpuasanya. Sedangkan letak perbedaannnya ialah dari cara pemaknaan keduanya terhadap puasa yang mereka lakukan dan tata cara berpuasanya.

Ibadah umat kristen (beritalive.com)

Kristen Protestan dan Katolik sama-sama melakukan ritual puasa pra Paskah, dimulai pada hari Rabu abu sampai Jum’at Agung (40 hari), namun cara mereka berpuasa berbeda. Kalau Kristen protestan berpuasa dari terbitnya matahari hingga terbenamnya matahari, sedangkan Katolik hanya makan sekali sehari untuk berpuasa seharian. Artinya dalam 40 hari umat Katolik hanya makan sebanyak 40 kali.

Pemaknaan keduanya melakukan puasa juga sedikit berbeda, jika umat kristen Protestan memaknai puasa sebagai memberi makan spiritual rohani, namun untuk umat Katolik memaknainya sebagai upaya mendekatkan diri kepada Tuhan.

7. Taoisme

Dalam ajaran Taoisme, ritual berpuasa dikenal dengan istilah Bigu. Namun meskipun dinamakan puasa, penganut Taoisme masih diperbolehkan makan dan minum saat melakukan ritual Bigu. Mereka hanya tidak boleh memakan biji-bijian selama melakukan puasa atau Bigu.

Puasa atau dalam bahasa Taoisme Bigu merupakan ajaran wajib penganut Taoisme (tao.org)

Biji-bijian yang dilarang dimakan antara lain beras, kacang-kacangan, dan gandum. Sebagai penggantinya, mereka biasanya akan makan-makanan yang berasal dari ubi-ubian, seperti singkong, ubi dan kentang.

Itulah beberapa agama dan aliran yang melakukan ritual berpuasa. Jadi ternyata puasa tidak hanya dilakukan oleh umat Islam saja yah. Semoga tahun depan kita bisa bertemu dengan bulan puasa lagi.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Daripada Beli, 7 Ide Parcel Lebaran Ini Bisa Kamu Bikin Sendiri

Karena Kita Adalah Makhluk Penuh Kasih, Mari Budayakan Lagi Berkata Maaf, Tolong, dan Terima Kasih