7 Kalimat yang Paling Ditunggu Seorang Anak dari Orang Tuanya

Kalimat yang bagi si kecil, jauh lebih berharga dari apapun yang pernah dia punya

Sejak masih dalam kandungan, seorang bayi sudah mampu mengenali suara orang tuanya dengan baik. Hal ini terus berlanjut hingga dia lahir dan tumbuh menjadi anak yang siap tumbuh dewasa. Di fase inilah, setiap perkataan orang tua sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologisnya.

Namun sayangnya, banyak orang tua yang justru mengabaikan hal ini sehingga anak lebih sering mendengar kata-kata negatif. Ketimbang makian yang sudah pasti akan mengganggu tumbuh kembangnya, seoarang anak lebih ingin mendengar tujuh kalimat berikut ini dari ayah dan ibunya.

Tujuh kalimat yang bagi si kecil, jauh lebih berharga dari apapun yang pernah dia punya.

1. “Ayah/ibu menyayangimu, Nak…”

Kalimat ini sangat sederhana, namun mampu memberi efek luar biasa pada si kecil jika kamu konsisten melakukannya. Ungkapan rasa sayang yang diucapkan langsung seperti ini akan membuatnya sadar kalau dia dicintai.

kalimat-positif-untuk-anak-1

Jangan lupa memeluknya saat mengucapkan kalimat sayang ini, karena pelukan orang tua mampu meningkatkan kecerdasan si kecil dan merangsang produksi hormon oksitosin yang mendorongnya merasa bahagia.

2. “Ayah/ibu kangen kamu, Nak…”

Jarak yang memisahkan antara kamu dan si kecil tidak boleh menjadi alasan untuk lupa berkomunikasi, meskipun itu hanya sekadar ditinggal kerja seharian. Menelepon untuk menanyakan kabar dan mengatakan bahwa kamu merindukannya akan membuat dia selalu merasa dekat denganmu.

kalimat-positif-untuk-anak-2

3. “Bagaimana harimu? Cerita dong sama ayah/ibu!”

Disela kesibukanmu, usahakan untuk selalu mendengar cerita dan keluh kesah si kecil. Jika kebetulan anakmu adalah tipe pendiam atau pemalu, memancingnya dengan bercerita terlebih dahulu adalah ide yang bagus.Pastikan dia tidak sedang dalam kondisi kelelahan, sehingga bisa nyaman dan antusias bercerita.

kalimat-positif-untuk-anak-3

4. “Makasih ya sudah membantu ayah/ibu…”

Meskipun si kecil hanya melakukan hal-hal sederhana dan bahkan jauh dari sempurna, tetap mengucapkan terima kasih akan membuatnya merasa dihargai sekaligus belajar untuk menghargai orang lain.

kalimat-positif-untuk-anak-4

5. “Nak, tolong ayah/ibu ya…”

Meminta tolong kepada si kecil sebenarnya tidak bertujuan untuk benar-benar meminta tolong. Ini lebih ke bagaimana membuatnya merasa dipercaya untuk melakukan sesuatu yang berguna. Sebagai permulaan, mulailah dengan hal-hal sederhana agar dia tidak merasa kesulitan.

kalimat-positif-untuk-anak-5

6. “Selamat ya, Nak! Kamu hebat! Ayah/ibu benar-benar bangga padamu.”

Kata-kata positif mampu meningkatkan rasa percaya diri dan semangat si kecil dan memicunya untuk berbuat lebih baik lagi. Saat dia meraih prestasi atau pencapaian baru, berikanlah pujian dan rasa bangga agar dia merasa bahagia dan termotivasi untuk meningkatkannya lagi.

kalimat-positif-untuk-anak-6

7. “Maaf ya, Nak. Ternyata ayah/ibu yang salah.”

Kata maaf seperti ini sangat penting untuk mengajari si kecil arti jujur dan mengakui kesalahan. Saat meminta maaf padanya, berikan alasan yang masuk akal agar dia mudah memahami. Dan, jangan pernah sekali pun memberi penjelasan untuk membela diri.

kalimat-positif-untuk-anak-7

Images via pexel.com

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *