Kamu yang Generasi 90an, Masih Ingat 6 Teknologi “Jadul” Berikut Ini Nggak?

Yuk nostalgia disini

Di jaman modern seperti sekarang ini, semuanya bisa dengan mudah dilakukan. Apalagi di dukung teknologi canggih yang semakin lama semakin memanjakan. Misalnya saja, hanya bermodal smartphone saja kamu bisa melakukan segalanya. Mulai dari main game, berkirim pesan, browsing internet, nonton film, hingga pesan makanan melalui aplikasi yang tersedia. Kemajuan teknologi yang begitu pesatnya ini tentu nggak lepas dari teknologi terdahulu.

Kamu yang generasi 90an pasti paham banget betapa mewahnya teknologi saat ini. Apalagi jika dibandingkan dengan jaman dulu dimana teknologi terasa sangat sederhana. Nah, kali ini Inovasee akan mengajakmu bernostalgia mengenang 6 teknologi jadul yang tak terlupakan. Meskipun jadul, teknologi-teknologi ini penuh dengan kenangan masa kecil yang bisa bikin baper lho. Apa aja sih?

1. Nokia jadul

Sebelum adanya smartphone canggih seperti saat ini, anak generasi 90an cukup dimanjakan dengan adanya ponsel Nokia seri jadul. Mulai dari Nokia 3210, N-Gage hingga Nokia 6600. Meskipun tak secanggih smartphone saat ini, ponsel jadul ini cukup membantu generasi 90an untuk berkomunikasi lewat telpon dan juga SMS.

Bahkan ponsel jadul ini juga menyediakan game yang cukup asik untuk dimainkan seperti Snake, Bounce, hingga Space Impact. Anak dulu sih udah ngerasa keren banget kalau udah bisa pegang ponsel sendiri, meskipun cuma buat main game doang.

entertainmentwise.com

2. Radio jadul

Kalau anak sekarang sih mungkin udah jarang banget dengerin radio. Mungkin denger radio lewat ponsel ataupun dalam mobil saat menempuh perjalanan. Kalau jaman dulu, radio menjadi salah satu media paling digandrungi. Karena memang TV belum banyak yang punya, radio menjadi barang mewah yang dimiliki. Kalau radio jadul ini sih mungkin sekarang cuma kakek nenek yang masih menyimpannya.

Nggak cuma buat dengerin siaran berita, radio jadul ini juga menjadi teman tidur sambil dengeri wayangan semalam suntuk. Radio ini belum bisa pakai kaset pita, jadi hanya bisa untuk radio saja. Kamu masih punya?

Hobby Radio & Elektronika

3. TV hitam putih

Nggak seperti TV jaman sekarang yang tipis dan sudah berwarna, TV jaman dulu masih berbentuk kotak besar dengan layar hitam putih. Tak hanya hitam putih, kalau lagi apes TV dulu sering banyak “semut”nya sehingga harus di gebrak dulu biar muncul gambarnya. Selain itu, generasi dulu cuma punya satu saluran TV resmi milik pemerintah yang hanya menyiarkan berita. Karena harganya yang mahal, tak semua orang bisa menikmati TV. Kalau mau nonton ya harus nebeng dulu ke rumah yang punya TV.

kaskus.co.id

4. Telepon koin

Sebelum era wartel dan telepon rumah menjamur, telepon umum dengan koin sudah lebih dulu eksis. Biasanya sih kamu bisa menemukannya di tempat-tempat umum yang strategis. Kalau telepon sekarang menggunakan pulsa ataupun tagihan, telepon umum ini bisa kamu gunakan hanya dengan menggunakann koin. Iya, kamu hanya perlu masukkan koin dan tekan nomor yang ingin dihubungi. Meskipun lebih mudah tapi waktu bicara terbatas, jadi kalau terputus ya harus masukin koin lagi.

atmajayanews.files.wordpress.com

5. Disket

Masih inget yang satu ini? Sebelum teknologi mengarahkan menyimpan data pada CD, flash disk, ataupun hard disk, disket sangat berjaya. Iya sih kapasitasnya nggak sebesar alat penyimpan lainnya. Paling hanya 1,44 MB yang kalau digunakan jaman sekarang nggak cukup untuk menyimpan satu foto ukuran besar. Meskipun begitu, disket ini  termasuk barang “wah” pada masa itu.

mlstatic.com

6. Gimbot

Bicara tentang game yang hits jaman dulu, mungkin Game Boy Advence, PS1 dan juga game ponsel menjadi idola. Tapi jangan salah, gimbot juga menjadi perangkat favorit. Permainan yang ada dalam gimbot ini sih terbilang sederhana, Tetris salah satunya. Kamu pasti masih ingat kan bagaimana Tetris dimainkan? Meskipun sekarang masih ada, gimbot sudah tak sepopuler dulu karena mulai tergerus teknologi baru yang semakin maju. Jadi, kamu punya gimbot?

ngalam.co

Nah itulah 6 teknologi jadul yang sempat berjaya pada masanya. Jadi kangen masa 90an ya 😀

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *