6 Prinsip Orang Minang yang Membuat Mereka Sukses di Tanah Perantauan

Nggak cuma bagi orang Minang, kamu juga bisa menerapkan

Indonesia memang kaya akan suku dan juga ras. Ada Jawa, Batak, Sunda, Madura hingga Minang. Seperti layaknya Suku Jawa yang bisa kamu jumpai dimana saja, orang-orang Minang pun demikian. Tak susah kok meneumkan orang Minang di tanah-tanah perantauan. Ada yang bekerja, membuka usaha ataupun mengejar pendidikan. Hebatnya, tak sedikit dari orang Minang yang berhasil menorehkan prestasi di tanah rantau. Ada yang sukses membuka usaha kuliner hingga berkembang pesat ada juga yang meraih prestasi di perguruang tinggi.

Baca juga : Uang Panai’, Tradisi Bugis yang Bisa Bikin Calon Pengantin Gagal Nikah

Prinsip hidup orang Minang (blogger)

Semua prestasi yang di dapatkan ini tentu saja hasil dari kerja keras. Orang Minang memiliki kegigihan dan prinsip hidup yang yang bisa menjadi pegangan. Prinsip hidup ini juga menjadi bekal memulai langkah sukses dimanapun mereka berada. Nah berikut ini ada 6 prinsip yang dipegang orang Minang dalam kehidupan. Siapa tau juga bisa kamu terapkan untuk meraih kesuksesan.

1. Alam takambang jadi guru

Orang Minang percaya bahwa, alam dan juga pengalaman adalah guru terbaik. Bagi mereka, pendidikan tak hanya didapatkan dari bangku sekolah hingga perguruan tinggi. Karena bagaimanapun pendidikan sekolah akan percuma jika tak memiliki pengalaman sebagai pembelajaran.

Alam takambang jadi guru (mmc.tirto.id)

Begitupula dengan alam. Jika benar-benar memahami tentang alam, kamu bisa mendapatkan banyak pelajaran berharga. Prinsip ini sudah terbukti berhasil melahirkan banyak orang sukses. Sebut saja salah satunya Basrizal Koto, seorang konglomerat Minang yang hanya mampu menuntut ilmu hingga sekolah dasar karena masalah perekonomian.

2. Dima bumi dipijak, disinan langik dijunjuang

Kemampuan adaptasi yang dimiliki orang Minang memang pantas mendapat pujian. Dimanapun mereka berada, orang Minang dapat dengan mudah membaur dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Mereka tetap bisa menjaga tali silaturahmi dengan sesama suku tapi juga bisa luwes bergaul dengan teman-teman daerah lainnya.

Dima bumi dipijak, disinan langik dijunjuang (wanua.id)

Bagi orang Minang, beradaptasi dan belajar budaya baru di tanah rantau bukanlah hal yang sulit. Hal ini dilakukan demi bisa berbaur dengan lingkungan tempat tinggal. Inilah yang menjadi alasan kenapa orang Minang bisa punya banyak teman.

3. Baraja ka nan manang, mancontoh ka nan sudah

Prinsip hidup yang satu ini memiliki arti menjadikan yang sukses sebagai panutan dan mengambil hikmah dari setiap kegagalan. Orang Minang selalu diajarkan agar menjadi orang tangguh serta berani menghadapi tantangan. Mereka juga selalu diajarkan untuk tidak takut pada kegagalan. Karena pada sejatinya, kegagalan merupakan pelajaran untuk meraih kesuksesan.

Baraja ka nan manang, mancontoh ka nan sudah (jvzoo.store)

Prinsip inilah yang kemudian membuat mereka berani mencoba hal-hal baru di tanah perantauan. Sementara itu mereka juga belajar dari orang-orang yang telah terlebih dulu meraih kesuksesan. Tak ada rasa malu ataupun ragu menjadikan orang sukses sebagai panutan. Tanpa gengsi, orang Minang akan terus belajar dan berguru dari orang-orang yang dianggap telah berhasil.

4. Indak ado rotan aka pun jadi, indak kayu janjang dikapiang

Inti dari prinsip ini adalah kejelian orang Minang dalam memanfaatkan peluang yang ada. Setiap ada peluang datang, mereka selalu antusias dan memanfaatkannya dengan baik. Misalnya ada peluang mengikuti organisasi di kampus ataupun peluang mendirikan rumah makan di tanah rantau. Semua peluang ini tak akan di sia-siakan.

Indak ado rotan aka pun jadi, indak kayu janjang dikapiang (hipwee.com)

Prinsip ini juga mengajarkan kepada kamu untuk dapat menerapkan imajinasi dalam hal apapun supaya bisa lebih kreatif. Karena bagaimanapun kreativitas dapat mengantarkanmu menuju kesuksesan.

5. Takuruang nak dilua, tahimpik nak diateh

Prinsip ini memiliki arti jika terhimpit mau di atas, jika terkurung mau di luar. Prinsip ini mengajarkan kepada kita semua agar menjadikan kegagalan sebagai peluang. Gunakan daya kreativitas untuk mengubah kesulitan menjadi sebuah kemudahan. Percayalah, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya.

Takuruang nak dilua, tahimpik nak diateh (kidsklik.com)

Misalnya saja kamu baru mulai usaha dan mendapatkan kerugian. Jangan sampai kerugian ini membuatmu mundur. Justru dengan kerugian ini kamu bisa belajar bagaimana cara mendapatkan keuntungan. Tak hanya dalam bisnis, prinsip ini juga bisa kamu terapkan dalam dunia pendidikan.

6. Adat basandi syarak, syarak basandi kitabulah

Orang Minang tak hanya mengejar urusan duniawi saja, hal ini dibuktikan oleh prinsip satu ini. Prinsip ini jika kamu amalkan dengan baik maka akan membawamu pada kesuksesan duni akhirat. Karena terkenal dnegan muslim yang religius, adat yang dianut orang-orang Minang juga berpijak pada kitab suci Al-Quran. Mereka paham betul untuk mencapai sebuah kesuksesan, tak hanya butuh kerja keras tapi juga doa dan menaati perintah agama.

Adat basandi syarak, syarak basandi kitabulah (beritadaerah.co.id)

Salah satu contoh nyata adalah penerapan kejujuran dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, orang Minang juga menjunjung tinggi kualitas diri. Berperilaku berdasarkan prinsip-prinsip ajaran agama juga menjadi salah satu keunggulan mereka.

Dengan prinsip di atas, tak heran jika banyak orang Minang yang sukses menaklukan tanah rantau. Tak hanya bagi orang Minang, kamu juga bisa mengikuti prinsip-prinsip hidup di atas sebagai langkah awal menuju kesuksesan.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

“You can if you think you can”

Karena Kadang Ukuran Bikin Cewek Ilfeel, Ini 4 Trik Tampil Cantik Meski Kamu Berdada Kecil

5 Gaya Seragam Cewek Kekinian yang Paling Rawan Kena Tilang