Kamu yang Sarjana Sastra, 6 Pekerjaan Keren Ini Bisa Kamu Coba

Sastra juga punya peluang pekerjaan yang nggak kalah keren dari jurusan lain

Dari sekian banyak jurusan yang ada di perguruan tinggi, jurusan sastra termasuk yang sedikit diminati. Entah itu Sastra Inggris, Sastra Jepang, Sastra Indonesia hingga Sastra Arab dan Korea. Banyak mahasiswa baru yang lebih memilih jurusan-jurusan yang dianggap lebih bergengsi seperti kedokteran, hukum, managemen hingga ekonomi. Semua ini nggak lepas dari stereotip yang beredar bahwa Sarjana Sastra lapangan kerjanya cenderung sempit.

Baca juga : Dugaan Plagiarisme Lagu Indonesia Raya, Benarkah WR Supratman Seorang Plagiat?

Jurusan Sastra (arab.sastra.um.ac.id)

Jangan langsung percaya, nyatanya jurusan Sastra punya kesempatan yang sama dengan jurusan lain dalam lapangan pekerjaan. Hanya saja kamu yang Sarjana Sastra harus lebih jeli melihat peluang dan memafaatkan ilmu yang telah kamu dapat selama kuliah. Biar nggak bingung-bingung mau kerja apa setelah wisuda, berikut ini ada 6 pekerjaan keren yang bisa Sarjana Sastra coba.

1. Menjadi jurnalis

Bidang jurnalistik nyatanya tak hanya ‘milik’ jurusan broadcasting dan penyiaran saja. Kamu yang lulusan sastra biasanya memiliki kemampuan bahasa yang jauh lebih baik daripada jurusan lain. Mulai dari segi tata bahasa hingga sensitivitas berbahasa anak sastra sangat cocok digunakan di industri media.

Jadi jurnalis (wikimedia.org)

Kamu bisa mencoba posisi editor berita yang memungkinkanmu menjadi penyunting setiap berita yang masuk ke redaksi. Memperbaiki bahasa berita agar tidak timbul salah paham atau multi tafsir. Kamu juga bisa mencoba posisi sebagai wartawan maupun reporter karena umumnya mahasiswa sastra memiliki kemampuan verbal yang baik.

2. Seorang penerjemah

Pekerjaan ini menjadi salah satu ladang yang bisa diandalkan oleh kamu lulusan sastra asing, apalagi di era globalisasi seperti saat ini. Kamu punya kesempatan besar menggeluti pekerjaan sebagai penerjemah baik secara tulis (penerjemah) maupun lisan (interpreter).

Seorang interpreter (congressrental.co.za)

Jangan dianggap remeh, bahkan seorang interpreter bisa dibayar mahal dalam sekali tugas (biasanya dalam seminar asing). Hal ini karena perannya yang amat vital. Tak hanya harus menguasai bahasa asing tapi juga seluk beluk bahasa dan kosakatanya secara detail. Agar tak menimbulkan kesalahpahaman saat menerjemahkan.

3. Menjadi guru atau dosen

Sarjana Sastra juga bisa mencoba profesi sebagai tenaga pengajar. Biasanya instansi swasta yang membuka lowongan bagi lulusan sastra. Sementara instansi negeri lebih cenderung membuka lowongan bagi Sarjana Pendidikan Bahasa. Tapi jika kamu minat jadi dosen, minimal kamu harus melanjutkan jenjang pendidikan dulu ke S2.

Menjadi guru atau dosen (csr-indonesia.com)

Tak hanya mengajar di dalam negeri, kamu juga punya kesempatan mengajar di luar negeri. Sebut saja salah satunya Balai Bahasa Indonesia di Perth, Australia, yang setiap tahunnya membuka lowongan pengajar Bahasa Indonesia disana. Minat?

4. Bidang pariwisata dan perhotelan

Siapa yang bilang anak sastra nggak bisa menjamah bidang ini? Justru kemampuan bahasa yang dimiliki anak sastra memungkinkan mereka untuk menggeluti pariwisata. Kamu bisa jadi pemandu wisata bagi turis asing atau bekerja di bidang perhotelan yang memiliki jaringan intrenasional. Percayalah, ini adalah profesi menyenangkan yang memungkinkan kamu untuk bekerja sembari piknik.

Pariwisata dan perhotelan (hotelier.co.id)

5. Penulis dan sastrawan

Pekerjaan yang satu ini sering dianggap “sastra” banget sehingga sangat cocok diisi oleh kamu yang lulusan sastra apapun. Kamu bisa mengembangkan bakat menulis dengan menjadi novelis, cerpenis hingga essais atau mengembangkan bakat verbal dengan menjadi penyair hingga kritikus.

Penulis (rosediana.net)

Mahasiswa sastra juga pasti tak asing dengan karya-karya seperti puisi, cerpen hingga novel hingga dirasa cocok menjadi seorang editor percetakan. Atau kamu mau jadi penulisnya? Boleh banget. Di luar sana sudah banyak penulis sukses yang bisa kamu jadikan panutan.

6. Bekerja di lembaga asing

Di Indonesia ada banyak lembaga-lembaga asing yang membuka kesempatan bagi sarjana sastra untuk bergabung. Pilihan organisasinya juga disesuaikan dengan jurusan yang diambil semasa kuliah. Sebut saja jurusan sastra Jerman bisa bekerja di Goethe Institut yang bergerak di bidang kebudayaan dan pariwisata atau di DAAD yang fokus pada kerjasama bidang pendidikan.

Lembaga asing (staticflickr.com)

Mulai sekarang nggak usah ragu masuk jurusan sastra karena ketika ditanya mau bekerja apa nantinya, kamu bisa jadikan pilihan di atas sebagai jawaban. Atau mungkin kamu punya pilihan pekerjaan lainnya? Yuk bagikan di kolom komentar 🙂

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Anak Tunggal Itu Super Kreatif dan Imajiner. Kamu Juga?

Girls, Cowok Itu Mudah Bosenan, Jika Sampai Sekarang Ia Masih Bertahan. Artinya Kamu Spesial!