Jika 6 Hal Ini Masih Ada di Surat Lamaran Kerja, Jangan Heran Kalau Kamu Sering Ditolak

Surat lamaran kerja aja sering ditolak, gimana mau ngelamar si dia~

Jadi, sudah berapa banyak perusahaan yang sudah kamu lamar dan berapa kali ditolak perusahaan? Mungkin kamu sering bertanya-tanya kenapa kamu sering sekali di tolak oleh perusahaan. Padahal jika dilihat lagi, kamu memiliki kemampuan yang memenuhi kualifikasi yang sedang dibutuhkan.

Baca juga : 7 Alasan Mengapa Kamu Selalu Gagal Saat Melamar Pekerjaan

Namun terkadang, kegagalan ini bukan karena skill-mu yang kurang namun karena kesalahan sepele yang tak banyak disadari olehmu dan para pencari kerja lainnya. Jika memang CV yang kamu berikan dirasa sudah oke, kini giliran kamu mengoreksi kembali surat lamaran kerja.

kesalahan pada surat lamaran kerja (alfa singasari)

Bisa dibilang sangat penting, surat lamaran kerja seakan menjadi “tiket” menuju tahap selanjutnya yaitu interview. Tapi terkadang masih banyak kesalahan sepele yang ada pada surat lamaran. Nggak heran kalau akhirnya kamu tak kunjung dapat panggilan. Biar dapat undangan interview, pastikan dulu 6 hal ini nggak ada di surat lamaran yang kamu kirimkan ya!

1. Tidak mencantumkan nama perusahaan

“Kepada Yth. Bagian Personalia

di Jakarta”

Kalau kamu merasa pernah menulis seperti itu, perbaiki mulai sekarang. Surat lamaran kerja sama halnya dengan surat resmi lainnya yang memiliki aturannya sendiri, termasuk dalam menulis alamat tujuan. Salah satu yang penting untuk diperhatikan adalah mencantumkan nama perusahaan. Kalau kamu masih menulis seperti contoh di atas artinya kamu tak mau mengenal lebih perusahaan yang kamu lamar. Jadi tau kan kenapa suratmu diabaikan?

Tidak mencantumkan nama perusahaan (findarhosyana.files.wordpress.com)

2. Tidak paham posisi yang dibutuhkan

Ada baiknya kalau kamu benar-benar memahami iklan lowongan kerja yang akan kamu lamar. Perhatikan apa saja syarat dan kualifikasi yang diinginkan oleh perusahaan. Tak lupa untuk melihat lagi apa kemampuanmu memenuhi kualifikasi tersebut. Kebanyakan kegagalan pada surat lamaran karena kamu tak benar-benar paham apa yang dibutuhkan perusahaan.

Kamu terlalu fokus memberi pernyataan tentang kemampuan yang kamu miliki serta gagal menghubungkan kemampuanmu dengan keahlian yang sedang dibutuhkan. Ini juga bisa diartikan bahwa kamu gagal menjual diri sehingga perusahaan nggak tertarik dengan kemamuan yang kamu miliki.

Tidak paham posisi yang dibutuhkan (kerjayuk.com)

3. Terlalu banyak informasi tidak penting

Sudah pasti kamu harus bisa menarik perhatian perusahaan melalui kemampuan yang kamu jabarkan pada surat lamaran. Tapi jika tidak hati-hati, hal ini justru bisa menjadi sumber kegagalan. Akan lebih baik jika surat lamaran menyampaikan informasi penting saja yang terkait dengan posisi yang kamu lamar.

Misalnya jika kamu melamar menjadi wartawan cantumkan info yang relevan seperti pernah meliput apa, beritamu dimuat dimana atau apa pencapaian tertinggi terkait profesimu. Jangan sampai kamu melamar posisi wartawan tapi kamu mencantumkan keahlian sebagai programmer.

Terlalu banyak informasi tidak penting (iacpublishinglabs.co)

4. Surat terlalu panjang atau terlalu pendek

Ingat, kamu sedang berurusan dengan surat lamaran kerja bukan mau nulis karangan. Surat yang terlalu panjang hanya akan diabaikan, begitupula surat yang terlalu singkat. Batasi saja minimal 2 paragraf dan maksimalnya 4 paragraf. Yang paling penting suratmu harus memuat informasi singkat tentang latar belakang, keahlian dan pengalaman yang kamu miliki.

Tunjukkan juga kenapa kamu memenuhi syarat untuk posisi tersebut. Jangan lupa akhiri surat dengan sopan. Dan juga pastikan kontak yang tercantum sudah benar agar perusahaan bisa menghubungimu kapan saja.

Jangan terlalu panjang maupun terlalu pendek (HelpShared)

5. Tidak menggunakan kaidah bahasa yang baik dan benar

Jangan dianggap sepele, bahasa menjadi salah satu pertimbangan penting dalam surat lamaran kerja. Perusahaan akan melihat apakah tata bahasa yang kamu gunakan benar atau tidak, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jika dinilai salah maka sudah bisa dipastikan kamu tidak memiliki ketrampilan bahasa yang baik. Perusahaan akan menganggapmu ceroboh dan memilih surat orang lain yang dinilai lebih siap.

Tidak menggunakan kaidah bahasa yang baik dan benar (amazonaws.com)

6. Penulisan yang tidak rapi

Tak hanya dari segi tata bahasa saja yang diamati, kerapian juga menjadi salah satu faktor penting. Mulai dari jenis dan ukuran huruf, jarak spasi, batas hingga jenis kertas yang kamu gunakan. Ketidakrapian ini membuat perusahaan mencap kamu sebagai orang yang tidak kompeten. Oleh karena itu coba ikuti standar penulisan surat seperti di bawah ini:

  • Jenis huruf standar yang biasa digunakan adalah Times New Roman, Arial, dan Trebuchet MS dengan ukuran 11 atau 12 ppt
  • Jarak spasi 1 atau 1,5
  • Jenis kertas yang biasa digunakan adalah A4
  • Batas standar atas, kanan, bawah, kiri adalah 1 inci atau 2,54 cm
Penulisan yang tidak rapi (peterarado.files.wordpress.com)

Nah itulah 6 hal yang seharusnya tidak kamu terapkan pada surat lamaran kerja. Sebelum dikirimkan lebih baik teliti sekali lagi untuk menghindari adanya kesalahan. Perbaiki surat lamaran kerjamu dari sekarang ya, biar bisa cepetan juga ngelamar si dia~

Semoga sukses!

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Perbedaan Antara Pendaki Gunung Sejati dan Pendaki Gunung Tukang Selfie. Kamu Termasuk yang Mana?

Ternyata Bukan Kesetiaan Kunci Keberhasilan Sebuah Hubungan. Inilah yang Harus kamu Miliki!