Hidup di Kota Besar Selama 2 Minggu dengan 500 ribu? Bisa Kok, Ikuti Saja 6 Cara Ini

Cara ampuh biar bisa hemat dan nabung banyak

Hidup di kota-kota besar di Indonesia memang menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang mencari pengalaman. Misalnya saja kita ambil contoh Jakarta, tak hanya jadi Ibu Kota, Jakarta juga jadi kota besar terpadat di Indonesia. Selain itu Jakarta juga dikenal sebagai kota megapolitan dan tempat tujuan para perantau dari seluruh daerah di Indonesia.

hipwee.com
hipwee.com

Kehidupan di Jakarta memang terbilang keras. Selain itu bukan jadi rahasia lagi kalau hidup di Jakarta semua serba mahal. Mulai dari makanan, pakaian, kebutuhan pokok, hibuan, hingga pendidikan. Jika kamu yang gajinya pas-pasan nggak bisa mengelola uang dengan baik, jangan heran kalau akhirnya kamu gagal nabung setiap bulannya. Nah berikut ini ada cara cerdas mengelola keuangan. Dengan cara ini kamu bisa hidup di Jakarta dengan 500 ribu untuk jangka waktu 2 minggu.

1. Mulailah masak sendiri

Kalau kamu mau hidupmu lebih hemat, mulailah masak sendiri dari sekarang. Apalagi jika dirumah atau di kos tersedia dapur, atau mejikom aja cukup kok. Lupakan dulu hobi jajan diluar. Utamakan masak untuk kebutuhan makan sehari-hari. Belilah bahan makanan segar seperti sayur, telur hingga beras di pasar. Selain akan menghemat pengeluaran, masak sendiri juga akan melatih kemampuanmu.

idntimes.com
idntimes.com

2. Utamakan pasar tradisional daripada supermarket

Mulai sekarang coba deh singkirkan dulu “supermarket” dalam daftarmu dan ganti dengan pasar tradisional. Lengkap dan luasnya supermarket hanya akan membuat kamu jelalatan dan membeli barang-barang yang tidak kamu butuhkan. Akan lebih baik kamu ke pasar tradisional yang lebih khusus.

andumcrita.files.wordpress.com
andumcrita.files.wordpress.com

Selain itu, sudah bukan rahasia lagi kalau harga barang di pasar tradisional jauh lebih murah daripada di supermarket. Jadi meskipun kamu kebablasan beli barang yang tak diperlukan, dompetmu masih terbilang aman. Selain itu harga di pasar masih bisa kamu tawar kok. Asal jangan keterlaluan aja dalam menawar harga.

3. Nunggu promo

Kalau kamu punya hobi belanja, lebih baik kurangi hobimu. Tapi jika sudah tak tertahankan lagi lebih baik menunggu saat diskon atau promo. Diskon atau promo akan sangat membantu memuaskan hobi belanja tanpa harus menguras isi kantong. Lumayan kan bisa mengurangi 20 hingga 50% pengeluaran belanja. Meskipun begitu, kamu tetap harus menahannya kalau bisa ya!

indianonlineseller.com
indianonlineseller.com

4. Manfaatkan WiFi gratis

Semua pasti setuju, pengeluaran kuota dan internet terkadang jauh lebih besar daripada pengeluaran untuk makan. Jika kamu ingin berhemat, kamu harus ubah kebiasaan ini. Mulailah gunakan WiFi umum gratisan daripada habiskan uang untuk beli kuota internet. Manfaatkan saja WiFi kampus untuk berbagai macam kebutuhan internet. Hindari WiFi di cafe karena sama aja kamu harus beli makan dan minumnya, nggak jadi irit kalau gitu.

bluebridge.co.nz
bluebridge.co.nz

5. Cari hiburan yang murah meriah

Jika biasanya waktu weekend kamu habiskan untuk nonton film di bioskop ataupun sekedar hangout ke mall atau cafe, mulailah cari hiburan yang lebih murah dan irit. Hangout di mall hanya akan menggugah minat belanja kamu. Cobalah untuk habiskan weekend dengan nonton film di Tv, membaca buku, ataupun menyalurkan hobi masak. Pokoknya hindari hiburan mahal yang menguras kantong.

understandingrelationships.com
understandingrelationships.com

6. Jalan kaki

Jalan kaki tak hanya akan menyehatkan tapi juga bisa membantu program hematmu. Untuk jarak dekat yang mudah di jangkau lebih baik berjalan kaki saja daripada buang-buang uang untuk beli bensin, apalagi untuk ongkos kendaraan umum. Tapi jika dirasa jaraknya jauh dan tak terjangkau dengan jalan kaki, bolehlah pakai kendaraan umum yang hemat.

huffpost.com
huffpost.com

Cara di atas akan membantu kamu berhemat sehingga bisa menyisihkan uang untuk di tabung. Coba deh praktekkan cara-cara di atas dalam dua minggu, dan berikan komen di bawah ya bagaimana hasilnya.

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *