Nih 6 Alasan Kenapa “Pelit” Sama Diri Sendiri Justru Harus Kamu Terapkan

Percayalah, ini justru sebagai bentuk cintamu untuk masa depan

Masa muda memang waktu yang tepat untuk bersenang-senang. Menikmati setiap lembar rezeki yang di dapatkan, apalagi hasil dari lelahnya bekerja keras. Nggak ada yang salah kok, rezeki memang harus dinikmati atau sekedar untuk memanjakan diri. Tapi kamu juga harus ingat, jangan sampai kerja kerasmu di masa muda justru sia-sia hanya karena keinginan bersenang-senang yang kelewat batas.

Baca juga : Inilah Alasan Logis Kenapa Istri Harus Punya Pemasukan Sendiri Tanpa Mengandalkan Suami

Pelit sama diri sendiri (DaniSiregar.com)

Demi masa depan yang terjamin, nggak ada salahnya lho mencoba hidup sederhana di usia muda. Melupakan sejenak sifat hedonisme dan berusaha sebisa mungkin menghemat pengeluaran. Dengan kata lain kamu harus mencoba “pelit” sama diri sendiri. Apalagi untuk kamu yang sudah mendapatkan penghasilan sendiri dan mencoba hidup mandiri. Ingatlah, kebutuhan hidup semakin lama semakin tinggi. Kalau kamu sayang sama masa depan, coba deh “pelit” sama diri sendiri karena 6 alasan ini.

1. Keinginanmu tak pernah ada habisnya

Karena memang keinginan dan kebutuhan sangatlah berbeda, kamu pasti paham apa perbedaannya. Kebutuhan adalah sesuatu yang jika tidak dipenuhi maka kamu tak akan bisa hidup. Sebut saja makanan, tempat tinggal dan pakaian. Sementara keinginan adalah sesuatu yang ingin kamu dapatkan meskipun kamu tak membutuhkannya.

Keinginan tak ada habisnya (claytonwhiteshotel.com)

Percayalah, menuruti semua keinginan tak akan pernah ada habisnya. Bukannya puas, keinginanmu justru akan semakin menjadi-jadi. Dan inilah yang menyebabkan pemborosan dengan alibi “membahagiakan diri sekali-kali“. Misalnya saja kamu ingin membeli sebuah baju dengan model terbaru. Setelah membelinya, belum tentu kamu tak tertarik dengan model baju lainnya kan?

2. Melatihmu jadi lebih disiplin

Setiap orang pasti ingin hidup hemat dan mengumpulakn tabungan sebanyak-banyaknya. Namun terkadang hal ini hanya jadi ekspetasi. Realitanya, banyak “keinginan” tak terduga yang menghamburkan banyak biaya. Meskipun awalnya kamu menata dan menghitung pendapatan serta pengeluaran dengan cermat, entah kenapa ada saja kebocoran yang bikin tabunganmu ludes di akhir bulan.

Melatihmu jadi lebih disiplin (compusup.com)

Itulah mengapa kamu harus mencoba pelit kepada diri sendiri. Tahan semua keinginan yang tak terhitung dalam budgeting. Hitung secara cermat apa saja yang telah kamu keluarkan dan kamu beli selama sebulan ini. Jangan beli sesuatu yang tak dianggarkan dan kumpulkan semua bukti pengeluaran, catat bila perlu.

3. Jadi pribadi yang tahan menghadapi berbagai kondisi

Terbiasa hidup hemat dan pelit dengan diri sendiri membawa banyak manfaat yang akan kamu dapatkan di masa depan. Secara tak langsung kamu membentuk diri menjadi pribadi yang tahan dengan segala kondisi. Misalnya saja suatu hari kamu hanya memiliki uang yang hanya cukup untuk makan, it’s okay kamu bisa menghadapi dan bertahan dalam kondisi ini dengan baik.

Jadi pribadi yang tahan menghadapi berbagai kondisi (iacpublishinglabs.com)

Kamu akan menjadi pribadi yang lebih kuat karena terbiasa hidup “kekurangan” dan menahan semua keinginan. Kamu juga menjadi pribadi yang terbiasa bekerja keras karena kamu tau, semua keinginan akan bisa didapat dengan perjuangan.

4. Bagimu yang biasa sudah cukup memenuhi kebutuhan

Terkadang, membiarkan dirimu sedikit menikmati jerih payah memang tak ada salahnya. Selama itu terjangkau dan kamu mampu mendapatkannya tanpa mengganggu kebutuhan yang lainnya. Tapi terbiasa pelit dengan diri sendiri juga bisa merubah cara pandangmu. Jika bisa memenuhi kebutuhan, sesuatu yang biasa dan sederhana tak akan jadi masalah. Daripada memilih kemewahan, barang biasa akan terasa lebih bermakna.

Bagimu yang biasa sudah cukup memenuhi kebutuhan (tarasmulticulturaltable.com)

Menghargai kerja keras justru bisa kemu lakukan dengan berhemat. Ingatlah, mencari uang itu sangat sulit. Akan lebih bermanfaat jika uang yang kamu dapatkan masuk ke tabungan daripada harus terbuang untuk barang yang tidak penting. Kamu juga bisa lebih bersyukur dengan apapun yang kamu dapatkan, meskipun barang sederhana dan biasa saja.

5. Daripada untuk foya-foya, lebih baik ditabung untuk masa depan

Mungkin di usia muda kamu memiliki banyak keinginan. Ingin beli ini itu, ingin pergi kesana kemari hingga ingin makan makanan mewah ala restoran. Semuanya ingin kamu penuhi seberapapun uang yang kamu miliki. Tapi, terbiasa pelit dengan diri sendiri akan membuatmu sadar bahwa, foya-foya di masa sekarang tak akan membuat masa depanmu menjadi baik.

Di masa depan kamu akan berterimakasih pada diri sendiri (hijup.com)

Foya-foya hanya akan membuatmu bahagia di waktu sekarang, sementara tabungan bisa menjaminmu hidup di masa depan. Hidupmu masih sangat panjang dan kamu tak pernah tau apa yang akan terjadi di masa mendatang. Jangan korbankan masa depanmu hanya untuk kesenangan singkat yang hanya bisa kamu rasakan sekarang saja.

6. Di masa depan kamu akan berterimakasih pada diri sendiri

Mungkin sekarang kamu akan merasa serba kekurangan, nggak bahagia dan nggak bisa memenuhi keinginan. Nggak apa, ini adalah masa-masa penempaan untukmu. Masa-masa dimana kamu dilatih menjadi seorang manusia kuat yang bisa bertahan di segala kondisi. Hingga suatu hari nanti justru kamu akan berterimakasih pada diri sendiri.

Di masa depan kamu akan berterimakasih pada diri sendiri (huffpost.com)

Berterimakasih karena dirimu sudah merelakan segala keinginan untuk tidak dipenuhi, terimakasih karena dirimu mampu menahan semua penderitaan karena sifat pelit ini. Percayalah, di masa depan kamu bisa membalikkan keadaan. Terimakasih diriku sendiri.

Nah itulah 6 alasan kenapa kamu harus pelit sama diri sendiri. Bukan berati kamu tak mencintai diri sendiri. Justru ini sebagai bentuk cintamu untuk dirimu di masa depan. Jadi, yuk biasakan “pelit” dari sekarang!

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

“You can if you think you can”

4 Alasan Mengapa Kamu Memilih Putus Meskipun Masih Cinta

Kamu, Mengapa Harus Selingkuh dengan Sahabatku?