5 Quotes Tentang Mimpi dan Cita-Cita dari Andrea Hirata yang Menggugah Semangat

Berawal dari mimpi dan cita-cita, siapapun bisa menaklukkan dunia

Nama Andrea Hirata pastilah telah dikenal oleh banyak pecinta literatur dalam negeri. Maklum, beliau adalah penulis dari novel laris ‘Laskar Pelangi’ yang juga sudah difilmkan itu. Bicara mengenai Andrea Hirata, novelis satu ini selalu punya ciri khas di dalam karya-karyanya, termasuk dengan petuah sederhana namun sarat makna yang terkait dengan mimpi dan cita-cita.

Petuah-petuah yang disampaikannya secara tersurat dalam tiap karyanya itu bisa menggugah semangat bagi kita yang mau mencernanya baik-baik dan memahami makna dibaliknya. Oleh karena itu, kami sudah menghimpun lima kutipan dari Andrea Hirata tentang mimpi dan cita-cita yang perlu kamu ketahui dan semoga bisa menjadi cambuk semangat bagimu.

1. Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu

Jangan pernah takut bermimpi karena Tuhan pasti akan menjaga mimpi-mimpi kita (diditbapos.wordpress.com)

Quote yang muncul dalam novel ‘Sang Pemimpi’ ini amat dalam maknanya bagi mereka yang tengah mencoba untuk menggapai mimpi. Benar kata orang-orang bijak di masa lalu, sesuatu yang besar dan hebat bukan tak mungkin jika semula berawal dari mimpi. Oleh karenanya, jangan pernah takut bermimpi setinggi langit, karena Tuhan akan menjaga mimpimu itu hingga tercapai. Syaratnya mudah: tekunlah dalam mengejarnya.

2. Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia

Jangan pernah berhenti dalam bercita-cita agar kita selalu punya semangat dan tujuan hidup (idntimes.com)

Masih dari novel ‘Sang Pemimpi’, kutipan yang satu ini boleh dibilang amat menohok sekali. Pasalnya, orang yang tidak memiliki cita-cita untuk dikejar dan diwujudkan akan kehilangan arah hidupnya. Semangat untuk menjalani hidup akan berkurang jauh karena merasa tak ada yang perlu dijadikan tujuan hidup. Jadi, cobalah untuk terus mengejar cita-citamu. Jalan yang berliku adalah bagian dari prosesnya. Tetap semangat dan jangan menyerah!

3. Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi

Daripada bermimpi di siang bolong yang melenakan, lebih baik bangun dan coba merealisasikan mimpi kita agar tak sebatas mimpi (zulfiyahtitin.blogspot.co.id)

Coba resapi baik-baik makna kutipan Andrea Hirata ini. Ada perbedaan jelas dari bermimpi dalam hidup dengan hidup dalam mimpi. Sebagai manusia yang ingin mempunyai makna dalam kehidupan, maka kita perlu menghidupkan mimpi setinggi mungkin untuk direalisasikan, bukan sebaliknya yang justru terlalu banyak berandai-andai dan laksana bermimpi di siang bolong: bermimpi saja tapi tidak pernah mencoba untuk mewujudkannya.

4. Berikan padaku sesuatu yang besar untuk kutalukkan! Beri aku mimpi-mimpi yang tak mungkin karena aku belum menyerah!

Jangan takut punya mimpi besar, karena bisa jadi kita pun mampu menaklukkannya (kitamuda.id)

Kutipan penuh semangat ini muncul dalam novel ‘Padang Bulan’ dan menggambarkan kemauan keras untuk tidak menyerah pada keadaan. Bagi pembaca karya-karya Andrea Hirata, ia kerap kali menampilkan tokoh-tokoh dengan ekonomi sulit yang hidup di kampung. Melalui karakter yang seperti itulah Andrea Hirata seolah mengajak para pembacanya yang bernasib serupa untuk tidak pernah menyerah pada keadaan, karena nasib seseorang selalu bisa berubah selama ia memang berkemauan keras untuk mengubahnya.

5. Pesimistik tidak lebih daripada sikap takabur mendahului nasib

Jangan pernah menyerah pada keadaan, apalagi sudah pesimis sebelum memulai (imgur.com)

Terkadang, kita merasa ragu akan sesuatu hal yang sedang kita tekuni. Atau bahkan kita ragu dan pesimis akan masa depan hidup kita kelak. Ini tentu tak diperbolehkan dan wajib kita hindari. Jika kita sudah kadung pesimis terhadap sesuatu, maka kita akan berhenti di tengah jalan. Padahal, bisa jadi kesuksesan yang akan kita raih hanya tinggal selangkah lagi. Sayang sekali bukan?

Dozan Alfian

Written by Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

4 Nasehat Ibu yang Terbukti Kebenarannya Ketika Kamu Dewasa

Unik! Pengemis di China Bisa Terima Sumbangan dengan Sistem Pembayaran Digital