Pengen Ngerasain Serunya Custom Motor? 5 Jenis Motor Ini Cocok Banget Dijadiin Basicnya

Sesuaikan dana yang kamu punya dengan jenis motor apa yang ingin kamu modifikasi

Seni modifikasi kendaraan, khususnya sepeda motor kian banyak dijumpai saat ini. Selain ingin tampil beda, mengkustomisasi motor agar sesuai dengan keinginan kita seringkali memunculkan kepuasan tersendiri yang tidak bisa didapatkan dari memiliki motor produksi pabrikan yang desainnya seragam.

So, buat kamu yang penasaran dengan etos kustom kulture dan ingin mencoba merasakan serunya modifikasi motor, kami telah merangkum beberapa jenis motor pabrikan yang cocok banget untuk jadi basic dari calon motor modifikasimu. Apa saja? yuk kita cek bersama!

1. Honda Tiger

Honda Tiger adalah salah satu jenis motor yang paling laris dijadikan basic untuk modifikasi motor. Mulai dari gaya bobber hingga cafe racer, semua oke! Selain itu, motor ini punya kubikasi mesin sebesar 200 cc yang bandel loh. Wajar kalau kemudian banyak pula orang yang hanya mencari mesinnya saja.

Contoh modifikasi Honda Tiger (motorexpertz.com)

Kalau kamu memilih Honda Tiger sebagai basic dari calon motor modifikasimu, perhatikan masalah shock depannya yang terbilang kecil. Hal ini bisa diakali dengan menggantinya dengan ukuran 40 mm atau memasang head lamp 7 inchi dan oversized tires.

2. Yamaha RX King

Tanpa melakukan banyak modifikasi pun sebenarnya sudah banyak penggemar motor ini yang jatuh cinta dengan tampilan aslinya. Apalagi, RX King juga dikenal punya mesin yang prima dan membuatnya masih banyak diburu orang meskipun sudah lama tidak diproduksi lagi.

Kalau sudah sekeren ini, masa masih mau dianggap sebagai motor jambret sih? (bikebound.com)

Struktur rangka dan mesin Yamaha RX King amat mendukung untuk dimodif dengan gaya racing seperti cafe racer atau classic racer. Kalaupun kamu tidak menyukai gaya racing, modifikasi jenis lain juga masih cocok diaplikasikan pada motor ini kok!

3. Suzuki Thunder 125

Meski banyak orang mencibir Suzuki Thunder 125 sebagai otor nanggung, tapi motor ini cocok juga loh untuk dijadikan basic modifikasi kamu. Kapasitas mesin yang ‘hanya’ sebesar 125 cc pun sebenarnya tidak bisa dipandang remeh walau memang mungkin kurang berperforma. Harga beasnya yang tergolong murah juga bisa jadi alasan memilih motor ini bagi kamu yang punya dana mepet.

Kapasitas esin boleh kecil, tapi setelah dimodif tongkrongannya pun oke kan? (otomotif.org)

Kalau ingin terlihat gahar dengan motor ini, ada baiknya kamu mengganti ukuran velg dengan model yang lebih lebar. Kemudian pasangkan dengan oversized tires untuk membuatnya terlihat kian mantap!

4. Yamaha Scorpio

Banyak builder dan rider yang menggemari Yamaha Scorpio untuk digarap jadi berbagai gaya modifikasi. Struktur rangka yang mudah dioprek dan kapasitas mesin yang cukup besar membuatnya lebih fleksibel untuk dimodifikasi. Apalagi, motor ini masih menggunakan sistem karburator yang membuatmu tak perlu keluar lebih banyak uang jika ingin mengotak-atik mesinnya.

Yamaha Scorpio banyak dignakan untuk modifikasi motor karena punya struktur rangka dan mesin yang oke (inazumacafe.com)

Sedikit tips bagi kamu yang tertarik untuk mengaplikasikan gaya cafe racer atau bobber pada motor ini, cobalah mengganti bagian swing arm untuk bisa mengaplikasikan dual suspension. Maklum, Scorpio sendiri dikenal mempunyai sistem monoshock.

5. Honda MegaPro

Banyak orang menyukai MegaPro sebagai basic untu modifikasi karena blok esinnnya yang gemuk dan terlihat padat. Rangka motor ini pun amat mudah disesuaikan untuk berbagai jenis gaya modifikasi, mulai dari tracker hingga cafe racer.

Honda MegaPro keluaran tahun 2008 ke bawah bisa membuatmu lebih hemat dalam melakukan modifikasi (thebikeshed.cc)

Untuk menghemat dana modifikasimu, ada baiknya jika MegaPro yang kamu gunakan adalah keluaran tahun 2008 ke bawah. Hal ini dikarenakan MegaPro di atas tahun 2008 sudah menggunakan sistem injeksi yang bisa membuatmu harus merogoh kocek lebih dalam untuk mengubah bagian mesinnya.

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *