5 Alasan Mengapa Murid Bodoh Cenderung Lebih Sukses Setelah Lulus Sekolah

Nilai kami boleh merah. Tapi setelah lulus nanti, dompet kami isinya merah-merah

21.9k
SHARES

Di akhir 1800-an, dunia pendidikan dirancang untuk mengajarkan ketaatan. Hal itu dilakukan karena para murid dipersiapkan semata-mata untuk menjadi pekerja pabrik. Ya, perusahaan menginginkan pekerja-pekerja yang selalu patuh pada aturan. Namun sekarang, sistem pendidikan seperti itu sudah tidak berguna lagi!


Terlepas dari kenyataan bahwa dunia telah berubah dramatis sejak era 80-an, sistem sekolah kita masih terstruktur dengan cara yang sama. Terlepas dari kenyataan bahwa banyak dari kita sudah bisa terhubung ke internet, nyatanya masih banyak guru yang mengajar dengan cara yang sama seperti tahun 1800-an lalu.

Ironis? Tentu saja.

idntimes.com

Pahami bahwa internet telah benar-benar mengubah dunia. Sekarang, kamu tidak perlu lagi membeli buku ensiklopedia ketika ingin mempelajari sesuatu. Ada Wikipedia atau YouTube yang jauh lebih membantu. Ada jutaan program dan aplikasi yang mengajarkan kita hal-hal secara efektif dan efisien.

Semua ini merupakan proyeksi kebenaran bahwa pada tahun 2020 nanti, lebih dari satu miliar orang akan bekerja di dalam rumah mereka. Di masa depan, akan banyak orang yang bekerja untuk beberapa perusahaan sekaligus sebagai seorang spesialis. Benar, dunia tidak membutuhkan pekerja yang taat aturan lagi.

Dunia membutuhkan seniman, orang-orang kreatif, hacker, dan inovator. Dunia sudah muak dengan sistem kerja 8 jam. Dan kabar baiknya, sistem ekonomi baru juga mempunyai pikiran yang sama.

Dengan mengetahui latar belakang ini, sekarang kita bisa memahami mengapa setelah lulus nanti, murid bodoh pada umumnya akan lebih sukses daripada rekan-rekannya yang masih menjungjung tinggi nilai-nilai ketaatan yang usang.

Mengapa? Karena dia mempunyai 15 kelebihan ini.

1. Dia mempertanyakan keabsahan sistem akademik

Murid bodoh tidak akan patuh pada sistem akademik. Dia tidak mau mengikuti struktural ala pabrik. Daripada kelebihannya, dia lebih melihat banyak kekurangan dari sistem pendidikan yang sudah ketinggalan jaman itu.

gambartop10.blogspot.com
gambartop10.blogspot.com

Dia paham, belajar bisa dilakukan dengan cara yang berbeda dari sistem hadiah, dan menjadi pintar bisa terjadi tanpa berada di bangku sekolah. Baginya, pendidikan formal hanyalah salah satu cara untuk belajar, bukan satu-satunya cara. Jadi ketika berurusan dengan masalah peraturan, dia benar-benar tidak mempedulikan.

2. Dia bukan tipe pengikut yang patuh

Murid bodoh akan berpikir dengan caranya sendiri. Dia tidak akan berjalan di antara garis pembatas tanpa mempertanyakan mengapa ada garis pembatas. Daripada bertanya pada orang lain bagaimana cara menjalani hidup, dia akan hidup dengan caranya sendiri. Dia ‘zig’ ketika semua orang ‘zag’.

reoncomics.com
reoncomics.com

3. Dia tidak mencoba untuk mengesankan orang lain

Murid anti-taat seperti dia tidak akan menghabiskan sebagian besar waktu hanya untuk mengesankan para guru. Dia memang menghormati dan mencintai guru, namun dia tidak mau mendewakan dan mematuhi setiap perintahnya. Dia sadar bahwa di dunia seperti sekarang, pekerjaan adalah tentang pribadi masing-masing.

ghozalios.tk
ghozalios.tk

4. Dia mempunyai banyak hal besar yang lebih perlu dikhawatirkan

Ironisnya, jika kamu terlalu terobsesi dengan nilai pelajaranmu, maka kamu tidak mempunyai cukup ruang untuk memikirkan masa depan. Murid yang mendapat nilai jelek adalah dia yang lebih pintar menghabiskan waktu. Sementara teman-temannya bersikeras ingin mendapat nilai bagus di sekolah, dia sebenarnya sedang mengejar impiannya. Dia tidak mau menunggu sampai lulus sekolah untuk memulai hidup.

dirumahku.com
dirumahku.com

5. Dia memiliki definisi sendiri tentang sukses

Murid pintar mencari keamanan eksternal dalam bentuk nilai bagus. Namun, murid bodoh tahu bahwa jaminan keamanan hanya bisa didapat secara internal. Dia tahu persis siapa dia. Tidak ada standar eksternal dari kesuksesan yang bisa mendefinisikan kesuksesannya. Dia, mengartikan sukses untuk dirinya sendiri. Ketika banyak orang bersaing untuk satu hal, dia menempuh jalannya sendiri.

hdwallpaperbackgrounds.net
hdwallpaperbackgrounds.net

Kamu pikir seorang murid bodoh akan mencoba sukses dengan ijazahnya? Sama sekali tidak. Dia menata secara rinci ide-ide dan rencana masa depannya. Dan setelah pulang sekolah, dia akan menelantarkan pekerjaan rumahnya untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman dan bekerja untuk mengejar impiannya.

21.9k
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."