5 Alasan Kenapa Kamu Harus Berhenti Nonton Sinetron Atau FTV Sekarang Juga

Percayalah, masih banyak hiburan lain selain sinetron dan FTV

Di Indonesia, salah satu program acara favorit masyarakat di televisi adalah FTV (Film Televisi) atau sinetron. Kedua jenis tayangan ini laku dan mempunyai banyak penggemar meskipun jalan ceritanya seringkali dangkal dan tak berbobot.

Baca juga : Hanya Karena Rebutan Gebetan, Para Remaja Ini Bertengkar Hingga Ada yang Nyungsep ke Semak-semak

Nggak jarang, FTV dan sinetron membuat para penikmatnya mengkhayalkan kehidupan sempurna seperti yang sering digambarkan di dalamnya. Alhasil, makin banyak kita menemui orang-orang yang kehidupannya cenderung melodrama bagaikan tokoh-tokoh FTV dan sinetron. So, agar hidupmu lebih berkualitas, mending cepat-cepat berhenti menikmati tayangan semacam itu. Kenapa?

1. FTV dan sinetron cenderung nggak masuk akal

Ya, FTV dan sinetron memang seringkali cacat logika alias nggak masuk akal. Mulai dari jalan cerita yang dipaksakan, hingga tokoh-tokohnya yang terlihat sempurna. Tokoh utamanya dapat dipastikan cantik dan tampan, tak peduli berperan sebagai apa mereka di situ.

Di dunia nyata, mungkin cuma Ninih yang merupakan penjual gethuk berparas ayu – kapanlagi.com

Kita juga sering disuguhi kisah yang nyaris mustahil ada, seperti seorang bos perusahaan yang kaya raya jatuh cinta pada penjual gethuk di pinggir jalan. Ya terang aja jatuh cinta, penjual gethuknya cantik banget kaya bintang film. Uniknya, makin nggak masuk akal sebuah FTV, kok makin banyak yang suka ya?

2. Kalau ada adegan berlatar sekolah, murid-muridnya cenderung gemar melanggar tata tertib

Coba kita tanya kembali pada diri masing-masing, ada nggak sih sekolah di Indonesia yang dalam peraturannya mengizinkan murid-murid memakai seragam sesuka hatinya? Mulai dari rok mini, baju seragam tidak dimasukkan rapi, lengan digulung, bahkan ada yang mengecat rambutnya.

Seragam pelajar di FTV dan sinetron biasanya justru melanggar tata tertib yang ada – dhaneysharra.wordpress.com

Pantas saja banyak pelajar masa kini yang kian urakan dan meninggalkan norma-norma, lha panutannya para artis FTV dan sinetron yang sering digambarkan jadi anak gaul di sekolahnya karena melanggar semua tata tertib sekolahan.

3. Alur cerita yang mudah ditebak dan formula yang dipakai itu-itu melulu

Kita semua sepakat bahwa sinetron dan FTV memiliki alur cerita yang mudah ditebak. Formula yang digunakan juga selalu sama: kebaikan melawan kejahatan, siapa yang sabar ia yang menang, mereka yang tertindas nantinya akan hidup bahagia, cinta segitiga, perselingkuhan, dan hal-hal serupa lainnya.

Alur cerita FTV dan sinetron amat klise dan mudah ditebak – tabloidbintang.com

Anehnya, cerita-cerita semacam itu justru yang paling laku di masyarakat. Bahkan sejak kemunculan sinetron di awal tahun 90-an, formula semacam itu terus digunakan hingga saat ini. Kamu nggak bosen, disuguhi cerita yang sama terus-menerus?

4. Romantisme palsu

Dalam sebuah FTV atau sinetron, tokoh utamanya digambarkan sebagai sosok-sosok sempurna yang selalu romantis dan membuat iri pasangan manapun. Adaaaaaa saja cara yang digunakan sehingga sang tokoh utama makin terlihat sebagai pasangan idaman setiap orang.

Para penikmat sinetron Anak Jalanan pasti tahu bahwa Boy adalah lelaki paling romantis di seluruh dunia – youtube

Hal inilah yang sering membuat orang-orang (khususnya cewek), menuntut keromantisan yang sama seperti yang ia saksikan di FTV. Ia akan menuntut pasangannya berbuat lebih agar bisa menjadi sosok yang sempurna. Padahal di dunia nyata kita sering harus berjuang lebih keras untuk bisa jadi sosok romantis bagi pasangan.

5. Di FTV, perjuangan seseorang untuk mencapai kesuksesan digambarkan amat mudah dan cepat

Rasanya hampir setiap manusia pasti menginginkan kehidupan yang sukses dan penuh makna. Tapi kalau semua orang di dunia lahir dengan jaminan kesuksesan, kita tidak akan bisa memetik hikmah dari orang lain. Ada orang-orang yang merangkak naik dari posisi paling bawah untuk mencapai kesuksesan.

FTV dan sinetron merusak pemahaman manusia tentang perjuangan mencapai sukses – dailymotion

FTV dan sinetron sering menghancurkan pemahaman itu dengan mempertontonkan solusi-solusi instan bagi mereka yang ingin hidup bahagia, mulai dari mencari pasangan yang kaya raya hingga menciptakan intrik-intrik nggak masuk akal untuk merebut harta warisan orang lain.

Di luar itu semua, menonton FTV dan sinetron adalah sebenar-benarnya membuang-buang waktu. Padahal kamu bisa melakukan hal-hal lain yang lebih bermanfaat daripada menghabiskan waktu menontonnya.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

5 Kebiasaan Laki-laki Ini Akan Berhenti Jika Ia Sudah Beristri

Di Era Serba Teknologi Seperti Sekarang, Haruskah Melarang Anak Menggunakan Gadget?