Hati-Hati, 4 Produk Mi Instan Korea Ini Dinyatakan Mengandung Babi

Kembali mencintai mi instan buatan lokal saja deh kalau begitu…

Apakah kamu salah satu penggemar mi instan asal Korea Selatan macam Samyang, Nongshim dan Ottogi? Jika kamu adalah seorang muslim, mungkin kamu terpaksa kecewa. Pasalnya, ketiga merek tersebut dengan empat produknya, yakni Mi Instan U-Dong dan Mi Instan rasa Kimchi produksi Samyang, Mi Instan Shin Tamyun Ramen Black dari Nongshim, dan Mi Instan Yeul Ramen dari Ottogi disebut mengandung unsur babi!

Baca juga : Sebelum Janur Kuning Melengkung, Tidak Ada Larangan Untuk Mencintai Siapapun

Melalui pengecekan label, diketahui bahwa keempat produk tersebut tidak mencantumkan peringatan ‘mengandung babi’. Pihak importir pun tidak menginformasikan kepada Badan pengawas obat dan makanan (BPOM) saat pendaftaran untuk mendapatkan izin edar bahwa produk yang didaftarkan tersebut mengandung babi.

Permasalahan pada label

Menurut pernyataan BPOM, hasil sampling dan pengujian BPOM menunjukkan bahwa empat produk yang diimpor oleh PT Koin Bumi itu menunjukkan positif terdeteksi mengandung DNA babi. Pada dasarnya, Indonesia tidak melarang penjualan produk yang mengandung babi. Namun perlu dicatat, sesuai peraturan POM Tahun 2016, pangan olahan yang mengandung bahan yang berasal dari babi harus mencantumkan tanda khusus berupa tulisan ‘Mengandung Babi,’ dan gambar babi berwarna merah dalam kotak berwarna merah di atas dasar warna putih.’

BPOM menyayangkan importir yang tidak mendaftarkan dan mencantumkan peringatan produk mengandung babi pada 4 macam produk mi instan korea – kompasiana.com

Hal tersebutlah yang alpa dicantumkan oleh PT Koin Bumi pada produk-produknya tersebut. Akibatnya, BPOM mencabut nomor edar keempat produk itu dan memerintahkan importir PT Koin Bumi untuk menarik keempat produk itu dari peredaran. BPOM Pusat turut bergerak cepat dan memerintahkan BPOM Provinsi untuk mengecek peredaran empat produk tersebut agar bisa segera ditarik dari pasaran.

Nyaris tak ditemui lagi

Menurut data terakhir BPOM, dari 34 provinsi sudah 23 yang melaporkan tidak ditemukan lagi keberadaan empat mi instan negeri Ginseng tersebut, kecuali di Manokwari dan Surabaya. Itu pun cuma di satu-dua supermarket. Status ‘mengandung babi’ ini tentu mengecewakan banyak pihak. Apalagi, mi instan Korea mulai mendapat tempat tersendiri di hati orang Indonesia, khususnya Samyang hot spicy chicken ramen yang mempunyai cita rasa sangat pedas.

Empat jenis produk mi instan Korea yang ditarik dari peredaran – bisnis.com

 

Lantas bagaimana kelanjutan nasib empat produk mi instan tersebut? Untuk saat ini BPOM masih berkonsentrasi pada penarikan produk dan pengenaan sanksi pada importir berupa pencabutan izin edar. Bahkan bukan tak mungkin, importir tidak diperbolehkan mengimpor dalam jangka waktu lama. Kalau nantinya importir masih tetap ‘ngeyel‘, maka BPOM bisa membekukan izinnya sehingga importir tidak bisa melakukan impor lagi. Kalaupun bisa mengimpor, maka dipastikan masuk daftar blacklist BPOM.

Jangan sedih ya, teman-teman. Ingat, Indonesia punya banyak stok produk mi instan yang nggak kalah enak kok sama mi instan Korea!

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Di Bulan Ramadhan Ini, Terima Kasih Telah Berhijab Meskipun Hanya Sebulan

Yang Pasti Dilakukan Para Pasangan Vs Jomblo Sebelum Lebaran