4 Kebingungan yang Akan Melanda Mahasiswa Baru Saat Hari Pertama Ngampus

“Duh gimana ya hari pertama nanti? Bisa dapet temen baru nggak ya?”

Menjadi mahasiswa baru memang cukup menyenangkan. Apalagi ketika pertama kali melangkahkan kaki di kampus, menikmati kebebasan, mendapatkan teman baru dan memulai kehidupan mandiri. Namun dibalik semua kesenangan tersebut, ada beberapa hal yang membuat dilema dan seringkali membingungkan.

Mahasiswa baru (garansimasukstan.co.id)

Namun anggaplah sekian hal membingungkan ini sebagai suatu tantangan yang harus dilalui. Toh nantinya hidupmu sebagai mahasiswa baru akan jauh lebih asik dan berwarna. Apa saja sih 4 kebingungan tersebut?

“Hari ini mau pakai baju apa ya?”

Saat masih sekolah, kamu hanya harus memakai seragam yang telah ditentukan. Tak perlu ditambah atau dikurangi sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun ketika kuliah, kamu dibebaskan untuk memilih pakaian sendiri. Mau pakai jeans, rok, celana bahan atau bahkan dress semua sesuai selera. Tapi tetap harus sopan dan sesuai etika.

Hari ini mau pakai baju apa ya? (biutifa.com)

Bagi mahasiswa baru, memilih baju apa yang akan dipakai kuliah bisa jadi sebuah dilema. Pakai baju apa ya? Sepatu yang mana ya? Apakah baju ini sopan dan sesuai? Dan masih banyak kebingungan lain. Sebaiknya gunakan baju yang nyaman serta sopan saja. Tak perlu yang macam-macam.

“SKS itu apa ya? Kok jadwalnya cuma pagi sama sore aja?”

Salah satu perbedaan mendasar antara kehidupan kampus dan sekolah bisa dilihat dari sistem belajarnya. Misalnya saja, saat sekolah kamu terbiasa masuk pagi pulang sore. Sementara kuliah jadwalnya menyesuaikan kehadiran dosen atau diatur sedemikian rupa sehingga tak berurutan. Pun dengan mata kuliah yang diambil sesuai dengan minat mahasiswa dan tidak dipukul rata seperti sekolah.

SKS itu apa ya? Kok jadwalnya cuma pagi sama sore aja? (kitamuda.id)

Sekarang sudah banyak sekolah yang menerapkan sistem di perkuliahan sehingga siswanya tak lagi bingung. Namun masih banyak juga yang harus beradaptasi dengan sistem baru tersebut.

“Harus bersikap bagaimana dengan dosen?”

Berbeda dengan guru sekolah yang dengan sabar dan tekun membimbing siswanya dalam belajar, dosen bisa dibilang sedikit ‘unik’. Banyak kok dosen yang ramah dengan mahasiswa, tapi tak sedikit juga yang bersikap cuek dan sulit ditebak. Namun intinya semua pengajar itu sayang dan peduli dengan mahasiswa, hanya saja caranya berbeda.

Harus bersikap bagaimana dengan dosen? (del.ac.id)

Inilah yang membingungkan, harus bersikap bagaimana sih di depan dosen? Pertama sudah jelas harus sopan dan berperilaku baik. Selanjutnya, rajin-rajinlah masuk kelas dan penuhi absensi. Lebih baik lagi jika kamu aktif jadi bapak/ ibu dosen tak akan pelit memberikan nilai.

“Bisa nggak ya hidup sendiri tanpa orang tua?”

Meski tak semua, tapi banyak sekali mahasiswa perantau yang jauh dari rumah. Demi masuk ke universitas favorit, mereka rela jauh dari ayah ibu dan kampung halaman. Hidup sendirian di kota orang sebagai Maba tentu tak mudah. Apalagi bagi mereka yang terbiasa berkumpul dan dipenuhi semua kebutuhannya oleh orang tua.

Bisa nggak ya hidup sendiri tanpa orang tua? (majalah365.com)

Namun kemandirian ini menjadi tantangan baru yang harus dihadapi. Belajar melakukan apapun sendirian sembari berusaha menemukan jati diri. Menjadi perantauan justru sebuah keuntungan lho. Karena kepribadian dan keahlian kamu akan terbentuk dengan sendirinya melalui berbagai rintangan yang datang.

Nah itulah beberapa hal yang akan membingungkan mahasiswa baru. Namun tak perlu takut atau gentar, hadapi saja dengan penuh optimisme. Asalkan niat dan bersungguh-sungguh, kamu pasti mampu melaluinya dengan baik.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *