4 Hal yang Mungkin Jadi Beban Pikiran Sebelum Hari Pernikahan, Kamu Mengalami?

“Bisa nggak ya aku jadi pengantin yang cantik dan mangklingi?”

Tidak bisa dipungkiri bahwa, hari pernikahan menjadi salah satu momen spesial yang paling ditunggu-tunggu hampir semua orang. Rasa bahagia, deg-degan, bahkan khawatir menjadi pelengkap di kala menunggu hari bahagia yang nantinya tidak akan terlupa.

Pikiran sebelum hari pernikahan (britcdn.com)

Namun nyatanya tak hanya itu, bagi calon pengantin, ada beberapa pikiran-pikiran yang terkadang menjadi beban sebelum resmi dipersunting. Tapi ini bukan hal yang harus dianggap serius. Wajar saja jika pikiran melayang-layang sebelum hari pernikahan. Anggap saja karena kamu terlalu gugup menjelang hidup baru. Tapi sebenarnya apa saja sih hal-hal yang sering jadi beban pikiran calon pengantin?

“Apa sekarang waktu yang tepat untuk menikah? Apa aku siap membangun rumah tangga?”

Meski sudah menjalin hubungan hingga sejauh ini, bahkan hanya tinggal beberapa langkah saja menuju pernikahan, pikiran ini sering kali muncul dan membuat ragu. Kamu kembali merenung, apakah ini benar-benar waktu yang tepat untuk menikah? Apa kamu siap membangun rumah tangga dan menghadapi segala risikonya?

Apa sekarang waktu yang tepat untuk menikah (popsugar.com)

Tak jarang kamu juga berpikir untuk mengundur waktu agar bisa lebih siap dan menyiapkan diri. Pikiran seperti ini wajar terjadi karena pernikahan bukan hanya tentang kamu saja, tapi juga tentang kalian menghadapi kehidupan baru bersama. Ini juga menjadi bentuk ketakutan karena kamu belum siap melepas masa lajang.

“Apakah benar dia orang yang tepat?”

Pikiran-pikiran tentang pasangan juga tak jarang muncul di benak. Apakah dia benar-benar orang yang tepat dijadikan partner untuk menghabiskan hidup bersama? Apakah dia benar-benar belahan jiwa dan jodoh yang dikirim Tuhan? Apakah dia sungguh-sungguh bisa mencintai kamu selamanya hingga akhir hayat?

Apakah benar dia orang yang tepat (akbrides.com)

Karena pernikahan artinya kamu siap menjalani kehidupan baru bersamanya, bahkan hingga akhir usia. Pernikahan merupakan perjanjian suci yang dibuat dengan melibatkan Tuhan di dalamnya. Oleh karena itu pastikan kamu dan dia bisa saling menerima dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

“Apakah dia bisa menerima aku apa adanya?”

Selama ini dia memang menerima kamu apa adanya, namun pikiran ini sering kali muncul dan membuat rasa percaya diri kian menciut. Pikiran ini bukan tanpa alasan, kamu merasa takut jika dia kemudian berubah setelah melihat kamu apa adanya, terutama tentang fisik. Berbagai kekuranganmu yang mungkin akan tampak juga membuat kamu semakin khawatir tentang kesetiaannya.

Apakah dia bisa menerima aku apa adanya (sayremansion.com)

Pikiran seperti ini harusnya kamu abaikan saja dan jangan jadikan sebagai beban. Jika dia benar-benar mencintai kamu dan bersedia menikah denganmu, artinya dia juga siap menerima kamu apa adanya. Toh nantinya kalian akan saling melengkapi kekurangan masing-masing. Jadi, tak perlu khawatir.

“Apa aku bisa baik-baik saja saat malam pertama?”

Bukannya jorok, pikiran tentang malam pertama memang sering menghantui para calon pengantin, utamanya wanita. Antara bikin penasaran, merasa takut hingga malu-malu. Jangankan malam pertama, membayangkan saat tidur seranjang bersama saja sudah bikin deg-degan tak beraturan. “Apa aku akan baik-baik saja? Apa rasanya sesakit itu? Bagaimana jika aku tak bisa melakukannya?”

Apa aku bisa baik-baik saja saat malam pertama (squarespace.com)

Untuk yang pertama kali melakukan hubungan suami istri, tentu rasanya campur aduk. Tak ada salahnya jika kamu membaca referensi atau pengalaman orang lain tentang hal tersebut. Agar nantinya kamu tidak kaget atau bingung harus melakukan apa.

Berbagai macam pikiran di atas termasuk wajar kok menghampiri setiap calon pengantin. Ini hanya beberapa saat sebelum hari pernikahan. Nantinya jika kamu dan pasangan sudah dinyatakan sah sebagai suami istri, pikiran tersebut akan hilang. Yang paling penting, terus berdoa dan berpasrah kepada Tuhan agar hati dan pikiran diberi ketenangan. Serta diberi kemudahan dan kelancaran dalam menyambut hari bahagia.

Jadi, selamat ya!

Tulis Komentarmu

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tunangan Tiba-tiba Lupa Ingatan 3 Bulan Sebelum Pernikahan, Pria Ini Rela Menunggu dan Merawatnya Selama 8 Tahun

5 Alasan Kenapa Cewek yang Suka Warna Hijau Itu Nyenengin. Salah Satunya, Cepat Balas Chat