4 Hal yang Jarang Diketahui Orang Tentang WhatsApp di Ponselnya

Kamu mungkin sudah tahu, tapi apakah orang tuamu juga sudah mengetahuinya?

Saat ini, WhatsApp boleh dibilang telah menjadi salah satu aplikasi yang banyak digunakan orang untuk berkomunikasi. Selain bisa digunakan untuk berkirim pesan, WhatsApp juga menyediakan berbagai fitur lain yang amat memudahkan penggunanya dalam berkomunikasi.

Meski begitu, ternyata masih banyak pengguna WhatsApp yang masih belum tahu jika aplikasi andalannya dalam urusan komunikasi itu bisa diatur sedemikian rupa agar kinerjanya lebih maksimal dalam penggunaan sehari-hari. Beberapa hal ini contohnya:

1. Mem-backup percakapan

Perkembangan teknologi gadget yang kian pesat membuat banyak orang memutuskan untuk rutin mengganti ponselnya setelah selang waktu tertentu.Setiap kali kita berganti ponsel, tentunya kita harus mengunduh ulang aplikasi WhatsApp agar bisa kembali menggunakannya di ponsel baru. Masalahnya, history percakapan kita di aplikasi WhatsApp ponsel sebelumnya tentu akan terhapus.

Cara membackup percakapan di WhatsApp (opikini.com)

Jika kamu tidak menginginkan hal ini terjadi, maka kamu perlu melakukan backup dengan cara membuka menu pengaturan, lalu pilih chat. Selanjutnya kita tingga pilih menu chat backup agar semua percakapan yang ada bisa ter-backup dan bisa diakses kembali di ponsel baru. Fitur backup ini juga bisa digunakan untuk mem-backup foto dan video, ya!

2. Menghentikan auto download

Melalui pengaturan standarnya, WhatsApp bisa mengunduh gambar secara otomatis (auto download). Ini berarti gambar akan langsung otomatis terunduh meskipun kita tidak membuka WhatsApp. Meski terbilang sepele, namun ternyata ada juga yang keberatan dengan fitur ini, karena dinilai turut berperan menghabiskan kuota internet tanpa disadari.

Begini cara agar WhatsApp tidak mengunduh otomatis gambar,
video,
dan semacamnya (serbhaneka.com)

Jika kamu tak ingin WhatsApp melakukan auto download, buka menu pengaturan (setting) dan pilih data usage. Akan muncul tiga pilihan yang bisa kamu sesuaikan dengan keinginan, yakni When using mobile data, When connected on WiFi, atau When roaming. Karena kita ingin mengaturnya agar gambar tidak terunduh otomatis, maka kita akan memilih When using mobile data dan hilangkan semua centang yang ada di dalamnya.

3. Menebalkan atau memiringkan huruf

WhatsApp memungkinkan penggunanya untuk menebalkan huruf (bold), memiringkan huruf (italic) atau mencoret huruf (strike through) seperti layaknya pada aplikasi pengolah kata di komputer. Caranya pun mudah, untuk menebalkan huruf atau kata-kata, bubuhkan tanda bintang (*) di antara kata yang ingin ditebalkan. Contohnya: ketikkan *huruf tebal* di WhatsApp, maka tulisan yang muncul menjadi huruf tebal.

Begini cara menulis ‘kode’ agar kata yang diketik bisa bercetak tebal, miring, atau coret (hongkiat.com)

Sedangkan untuk huruf miring, maka tanda yang perlu ditambahkan pada kata yang diinginkan adalah tanda underscore (_). Sementara itu, jika kita ingin mencoret huruf atau kata pada WhatsApp, maka cukup menambahkan tanda (~) di antara kata yang ingin dicoret. Mudah bukan?

4. Menandai dan menyimpan pesan

Terkadang kita kewalahan mencari history percakapan dengan seseorang di dalam WhatsApp karena sudah tertelan oleh sekian banyak percakapan yang dilakukan sesudahnya. Agar tidak mengalami kerepotan seperti ini, tandai pesan yang sekiranya penting dengan cara menekan sambil menahan pesan yang ingin ditandai selama beberapa saat hingga muncul tanda bintang di bagian atas.

Menandai dan menyimpan pesan di WhatsApp (clickbait.id)

Jika sudah, tekan bintang tersebut agar pesan yang dimaksud tersimpan. Untuk melihat kembali pesan tersebut, kita tinggal membuka menu pengaturan dan memilih opsi starred messages. Di menu itulah semua pesan yang kita simpan bisa terlihat. Sederhana dan praktis bukan?

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *