Tak Hanya Pencurian Data dan Berita Hoax, 3 Kenangan Ini Juga Bakal Lenyap Jika Kominfo Jadi Blokir Facebook

Akuilah, kamu pasti pernah melakukan salah satunya…

Mark Zuckerberg dan Facebook-nya tengah menjadi sorotan belakangan ini. Sebabnya, Facebook diketahui tidak mampu melindungi data penggunanya dengan baik sehingga kecolongan oleh firma analis Cambridge Analytica (CA). Dan seperti telah kita ketahui, data tersebut dimanfaatkan dalam pemenangan Donald Trump di pemilihan presiden Amerika Serikat.

Pencurian data tersebut dilakukan melalui aplikasi kuis kepribadian yang seringkali kita temukan muncul di timeline laman Facebook kita. Alhasil, muncul dugaan kuat bahwa tidak hanya data pengguna di kawasan Amerika Serikat saja yang tercuri, namun juga data pengguna di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Maklum, Indonesia adalah negara terbesar ketiga yang paling banyak menggunakan Facebook setelah Amerika Serikat dan Filipina.

Kominfo bisa blokir Facebook

Hal yang menghebohkan itu tentu jadi perbincangan, bahkan sampai tingkat Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pun telah menyatakan tak segan untuk memblokir Facebook selama memang terbukti punya dampak berbahaya bagi Indonesia. Saat ini, Kominfo telah melakukan prosedur-prosedur yang diperlukan sebelum memutuskan perlu atau tidaknya memblokir Facebook.

Akankah Kominfo blokir Facebook? (setkab.go.id)

Rudiantara menyebutkan bahwa hal utama yang disoroti Kominfo adalah tentang Facebook sebagai sarana penghasutan seperti yang terjadi di Myanmar. Seperti yang telah ramai diperbincangkan, Facebook mengakui bahwa pihaknya turut bertanggung jawab atas penyebaran informasi palsu di Myanmar yang mengakibatan terjadinya saling hasut antar-kelompok dan berujung pada pembantaian terhadap kaum Rohingya. Sementara tentang pencurian data, Rudiantara mengaku pihaknya masih menunggu hasil audit Facebook untuk nantinya menakar potensi permasalahan yang mungkin timbul dan mengambil tindakan yang diperlukan.

‘Kenangan manis’ bersama Facebook

Melalui penjelasan di atas, kira-kira #SobatInovasee punya pandangan apa? Mendukung Kominfo segera blokir Facebook atau tidak? Tapi di luar itu semua, mari kita berandai-andai dulu. Katakanlah Facebook akhirnya benar-benar di sikat habis dari Indonesia, maka ada beberapa kenangan masa lalu yang pastinya bakal ikut hilang. Berikut ini diantaranya. Oh, ya, tidak perlu malu mengakui kalau kamu pernah melakukan salah satu atau malah keseluruhan dari ‘kenangan-kenangan’ berikut ini ya!

1.  Username yang norak

Hingga saat ini, saya masih tidak habis pikir mengenai motif apa yang mendasari seorang pengguna Facebook untuk memilih username panjang, norak, dan susah dieja. Nama-nama seperti Piiuthrih MasihtetapMenunggumu Cellaluuw dan semacamnya itu pasti pernah kalian temui di Facebook, bukan? Atau kamu malah salah satunya?

Apa username yang kamu pakai di Facebook? (jurnalpagi.com)

Walaupun ini adalah sesuatu yang norak dan tak perlu ditiru, namun keberadaannya menjadi sebuah kenangan tersendiri bahwa ada sebuah jejaring sosial yang populer dan memperbolehkan seseorang untuk bebas memiih sendiri nama yang akan ia gunakan. Kalau Facebook diblokir, dimana lagi kita akan melihat nama-nama alay seperti itu?

2. Kantor dan pekerjaan abal-abal

Selain nama yang norak, hal lain yang pasti akan kita kenang dari Facebook adalah rincian profil pekerjaan atau kantor tempat bekerja. Tak terhitung banyaknya orang yang menuliskan kantor-kantor fiktif macam PT. Mencari Cinta Sejati dan sejenisnya di Facebook.

Ada yang pernah kerja di perusahaan ini? (facebook.com)

Jabatan yang dipegangnya pun tak main-main, mulai dari manajer hingga direktur. Dalam kehidupan nyata, seorang pengguna Facebook boleh jadi berstatus pengangguran. Tapi dalam dunia Facebook, ia bisa menjadi seorang manajer dalam sebuah perusahaan yang job description-nya aneh bin ajaib.

3. Status hubungan

Kalau sedang berantem sama pacar, pasang saja status “it’s complicated” di profil (selipan.com)

Bagi mereka yang sedang dilanda asmara karena baru saja meresmikan hubungannya, Facebook bisa jadi sarana paling tepat untuk pamer. Maklum, Facebook juga menyediakan opsi status hubungan dalam kolom profil yang bisa kita isi. Mau Single, in a relationship, in an open relationship, engaged, married, bahkan it’s complicated pun ada! Fitur ini tentu tidak bisa kita temui di medsos lainnya kan? Bisa sih, tapi paling-paling cuma tulis manual. Jelas lebih seru Facebook, dong~.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *