5 Hal yang Harus Kamu Pahami Sebelum Memutuskan Untuk Membangun Sebuah Keluarga

Pahamilah sebelum kamu menjadi “dunia” bagi anak-anakmu kelak

67
SHARES

Hai kamu yang sudah siap untuk membangun sebuah keluarga, sudah sejauh mana persiapan yang kamu lakukan? Mau sejauh apapun persiapan kamu, salut untukmu. Artinya memang kamu dan pasangan sudah mempunyai komitmen untuk menuju jenjang yang lebih serius. Karena berkeluarga bukanlah hal yang mudah dan sepele, persiapan mesti kamu kamu lakukan dengan hati-hati dan sebaik-baiknya.

visitasilomar.com
visitasilomar.com

Ada beberapa hal yang mesti kamu pahami dengan baik dan juga catat sebelum memutuskan untuk membangun keluarga. Kenapa? Karena kamu akan menjadi orang tua bagi anak-anak kalian kelak. Setiap orang tua memiliki tanggung jawab yang besar kepada buah hatinya. Artinya, kesiapan kamu untuk tanggung jawab ini juga harus dipertimbangkan. Tak hanya urusan materi saja karena setiap perilaku yang kamu contohkan akan menjadi bekal kehidupan si anak kelak. Untuk itu, coba deh pahami dulu 5 hal ini.

1. Pahamilah bahwa, manusia punya sifat dasar meniru

Inilah yang harus sekali kamu pahami. Menurut University of Washington, seorang anak pertama kali akan belajar melalui dunia di sekitarnya. Caranya mempelajari adalah dengan melakukan imitasi atau meniru apapun yang ada di sekitarnya, termasuk perilaku orang tuanya.

onedio.com
onedio.com

Mereka akan mengamati apa yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarnya. Kemudian informasi yang dia peroleh akan di bawa ke alam bawah sadarnya. Nah dari situlh kemudian si anak akan melakukan imitasi, dan jika dibiarkan maka akan menjadi kebiasaan.

2. Keluarga menjadi “dunia” pertama

Bagi seorang anak keluarga -terutama ayah dan ibu- akan menjadi dunia pertama baginya. Keluarga akan menjadi sebuah lingkungan pertama dimana anak belajar tentang kehidupan di awal usianya. Sebelum akhirnya dia bertemu dengan dunia dan lingkungan luar seperti guru, teman dan lainnya.

squarespace.com
squarespace.com

Inilah kenapa peran keluarga sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter seorang anak. Karena apa yang dilaluinya bersama keluarga akan menjadi bekal penting bagi masa depannya. Oleh karena itu, kamu harus mempersiapkan “bekal” bagi anak kamu kelak mulai dari sekarang.

3. Anak menghabiskan waktu bersama orang tua

Menjadi yang pertama dilihat oleh anak, orang tua juga akan menjadi tempat bagi anak untuk menghabiskan sebagian besar waktu mereka. Saat kita berinteraksi dengan anak, secara bersamaan si anak akan mempelajari perilaku kamu dan juga menirunya. Misalnya saja kamu terbiasa olahraga setiap sore, nah anak kamu juga akan melakukan hal yang sama.

shutterstock
shutterstock

Untuk itulah orang tua harus selalu memikirkan dampak dari setiap tindakan yang dilakukan, apalagi di depan anak. Bukan tidak mungkin anak juga akan meniru kebiasaan buruk yang kamu lakukan. Pastikan setiap tindakan yang kamu lakukan bisa menjadi contoh yang baik bagi anak kamu kelak.

4. Dimata anak, kamu adalah panutan

Saat anak mulai mengenal dunia luar, dia akan mendapatkan informasi yang kemudian dibandingkan dengan apa yang dia dapat dari rumah dan keluarga. Ikatan emosional yang kuat terhadap orang tua membuat anak menjadikan orang tua sebagai panutan utama. Meskipun nantinya ada sosok guru atau yang lainnya, anak tetap akan berkiblat pada kedua orang tuanya.

capitalchoicecounselling.com
capitalchoicecounselling.com

Oleh karena itulah, coba lihat kembali apakah sikap dan perilaku kamu sekarang pantas dijadikan panutan atau tidak. Jika sekiranya pantas maka pertahankan, namun jika dirasa kurang pantas lebih baik hilangkan atau kurangi.

5. Ajarkan melalui pendekatan terbaik

Orang tua akan menjadi guru pertama bagi seorang anak yang akan dipatuhi setiap perintahnya. Namun terkadang orang tua salah memberikan perintah ataupun salah dalam mengungkapkan sehingga justru merusak mental anak. Misalnya saja orang tua sering melarang anaknya dengan kata “Jangan”. Jika terlalu sering si anak akan tumbuh menjadi seseorang yang takut mencoba.

mummysgonemad.com
mummysgonemad.com

Akan lebih baik jika mengajarinya melalui pendekatan terbaik. Dengan penjelasan yang baik si anak tak hanya akan mematuhi namun juga belajar kenapa orang tuanya melarang melakukan suatu hal. Nah kamu sebagai calon orang tua juga harus memahami mana yang boleh dan mana yang tak boleh diucapkan kepada anak.

Nah 5 hal di atas tersebut benar-benar harus kamu pahami dengan baik sebelum mengambil keputusan untuk berumah tangga. Akan lebih baik jika kamu dan pasangan juga mulai memperbaiki diri. Tak hanya untuk kalian tapi juga demi masa depan keturunan.

67
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

"You can if you think you can"